Belajar dari SBY, Kenali Penyakit Kanker Prostat dan Cara Mencegahnya

Sindy Aprilia Dwiyanti
1.524 view
Belajar dari SBY, Kenali Penyakit Kanker Prostat dan Cara Mencegahnya
Gambar : beritasatu.com

DATARIAU.COM - Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didiganosis menderitakanker prostatstadium awal. Rencananya SBY akan menjalani pengobatan ke luar negeri.

Dilansir laman cancer.org, kanker prostat adalah kanker yang terjadi pada prostat. Prostat adalah kelenjar kecil berbentuk kacang kenari pada pria yang menghasilkan cairan mani yang memberi nutrisi dan mengangkut sperma. Kanker prostat adalah kanker yang paling umum di antara pria setelah kanker kulit tetapi sering kali berhasil diobati.

Kanker prostat pada dasarnya adalah penyakit penuaan. Seiring bertambahnya usia, peluang seseorang terkena kanker prostat pun meningkat. Kanker prostat memiliki faktor risiko tertentu yang tidak dapat dihindari.

"Namun, skrining dini dan sering dapat membantu memastikan jika Anda terkena kanker, didiagnosis, dan diobati sesegera mungkin," demikian dikutip dari laman John Hopkins Medicine, Selasa (2/11).

Pria di negara barat memiliki tingkat terkena kanker prostat yang jauh lebih tinggi dibandingkan pria di Asia. Meskipun tidak ada yang bisa menjelaskan fenomena ini secara pasti, para ahli menduga perbedaan dalam hal pola makan pria dari timur dan barat yang harus disalahkan.

Kebiasaan makan yang buruk dan pola makan yang sangat bergantung pada lemak dan protein hewani dapat menyebabkan kerusakan DNA dan menimbulkan kanker. Bahkan pria yang sudah berisiko lebih besar karena usia, ras, atau genetika dapat mengurangi peluang mereka terkena kanker prostat dengan menerapkan pola makan dan gaya hidup sehat.

Para peneliti tidak sepenuhnya memahami hubungan antara diet dan pencegahan kanker prostat. Namun, penelitian menunjukkan kebiasaan makan tertentu dapat membantu. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangirisiko kanker prostatdengan menerapkan pola makan yang sehat.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)