Ketua IDI dan Pejabat Inhu Angkat Bicara Terkait Keluhan Warga Terhadap Puskesmas Pasir Penyu

datariau.com
2.521 view
Ketua IDI dan Pejabat Inhu Angkat Bicara Terkait Keluhan Warga Terhadap Puskesmas Pasir Penyu
Heri
Ketua IDI Inhu dengan Bupati Yopi Arianto.

RENGAT, datariau.com - Terkait dokter dan perawat di Puskesmas Pasir Penyu yang tidak mau dipanggil ke rumah menjadi perhatian serius dari berbagai kalangan pejabat Inhu. Pasalnya, Bupati Inhu sendiri meminta agar rumah sakit maupun puskesmas memberikan pelayan semaksimal mungkin terhadap masyarakat.

 

"Mengenai dokter atau perawat tidak mau ke rumah pasien itu tergantung pada dokternya, dan dilahat betul separah apakah yang sakit, kalau secara aturan sebetulnya tidak ada," kata dokter Ibrahim, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Inhu, saat dimintai tanggapan oleh DataRiau.com, Ahad (5/3/2017).

 

"Dan semua itu lihat setuasi dan kondisi saja, kalau memang pasien itu parah dan tidak bisa apa-apa bisa saja dilihat ke rumah dan bila perlu bawa mobil ambulan untuk membawanya ke rumah sakit. Tapi ada juga kasus keluarganya bilang si pasien tidak bisa apa-apa, saat dokter datang ke rumah, si pasien malah duduk merokok," sambung dr Ibrahim.

 

"Karena pengalaman saya waktu tugas di Desa Sanlap, ada anak dari pasien datang ke puskesmas bilang orangtuanya sakit dan tidak bisa apa-apa, eh sekali saya ke sana orangtua yang dibilang sakit itu malah duduk sambil merokok," cerita dokter Ibrahim.

 

Sementara itu, Plt Sekda Inhu H Ir Hendrizal MSi mengatakan, pihaknya akan mencari tahu dulu apa masalahnya dokter atau perawat itu tidak bisa memeriksa warga ke rumah. Karena sesuai arahan Bupati semua intansi pemerintahan harus utamakan melayani masyarakat, khususnya kesehatan.

 

"Sedangkan masyarakat yang tidak membuat izin atau tidak buat KTP, pak Bupati sarankan instansi terkait datangi masyarakat tersebut, apalagi ini tentang kesehatan," ujar Sekda Inhu.

 

"Untuk mengenai sanksi, nanti dilihat dulu bagaimana kesalahannya, dan hal ini akan segera saya telusuri ke puskesmas yang terkait," singkatnya.

 

UPT Puskesmas Pasir Penyu dokter Melinda belum dapat dikonfirmasi. Saat dikonfirmasi ke nomor handphonenya sibuk. Sampai berita ini dimuat belum dapat keterangan resmi. Sementara itu, Bupati Inhu H Yopi sudah mengkonfirmasi terkait kasus ini melalui SMS nomor pribadinya ke redaksi datariau.com.

 

Keluhan masyarakat ini disampaikan karena dokter atau perawat tidak bersedia memeriksa seorang warga yang terjatuh di kamar mandi dan tidak bisa bergerak lagi. Menurut keluarga, korban sudah meninggal dunia, namun perlu memastikan dengan cara memanggil dokter. Akhirnya warga minta bantuan perawat dari klinik.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Puskesmas
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)