Ini Kata Pertamina Soal Kasus SPBU Larang Pengguna Motor Beli Premium di Pekanbaru

datariau.com
5.708 view
Ini Kata Pertamina Soal Kasus SPBU Larang Pengguna Motor Beli Premium di Pekanbaru
Windy

PEKANBARU, datariau.com - Adanya kasus pelarangan pengendara motor membeli premium di SPBU M-Point nomor 13.282.603 beralamat di Jalan Kharuddin Nasution, Jumat (27/10/2017) lalu, semakin meruncing.

Humas Pertamina Wilayah Regional 1 Rudi Aprianto dikonfirmasi datariau.com melalui selulernya menjelaskan bahwa hasil pengecekan di SPBU bersangkutan, bahwa memang premium hanya diperuntukkan mobil.

"Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, dapat diinformasikan bahwa kondisi sarana prasarana SPBU tersebut memang cukup terbatas, dan untuk kenyamanan konsumen dua nozzle Premium diperuntukkan mobil," kata Rudi.

"Sebelumnya pernah dicoba satu nozzle premium dibuka juga untuk motor tetapi hal tersebut justru mengakibatkan kemacetan hingga ke jalan raya. Kalau melihat CCTV layanan SPBU tersebut berjalan dengan normal," urainya lagi.

Ditanya aturan ini memang baku dari Pertamina, dimana premium hanya untuk roda 4, Rudi menegaskan bahwa itu tergantung kondisi SPBU.

"SPBU itu sifatnya kasuistis, karena memang sarprasnya tidak memungkinkan. Konsumen roda dua masih dapat melakukan pembelian Premium di SPBU lainnya yang masih menyediakan Premium," paparnya.

Rudi menjelaskan bahwa saat ini trend konsumen beralih dari premium. Menurut Rudi konsumen lebih menginginkan bahan bakar berkualitas. Namun buktinya di lapangan warga masih bersemangat untuk mendapatkan premium yang subsidi, terutama pengendara motor, Rudi tidak bisa memberi keterangan soal itu.

"Sekarang trend konsumen justru banyak beralih ke bahan bakar yang lebih berkualitas. Tanpa ada anjuran pun sepertinya konsumen sudah sadar akan pentingnya membeli BBM yang lebih berkualitas, ramah lingkungan, dan cocok dengan spesifikasi kendaraannya. Ini juga sejalan dengan Permen LH terkait dengan pemanfaatan bahan bakar yang ramah lingkungan," ujarnya lagi.

Sebelumnya, Heri Toni, seorang pengendara motor warga Pekanbaru mengamuk di SPBU M-Poin 13.282.603 yang berada di Jalan Kharuddin Nasution, Jumat (27/10/2017). Pasalnya, dia dilarang mengantri di deretan Premium.

"Sekitar jam 4 sore tadi pas waktu mau pulang, saya berhenti di SPBU ngisi bensin, saya lihat ada mobil antrian Premium, sementara antrian motor ini Pertalite, saya masuk antrian mobil," kata Toni kepada datariau.com.
 
Saat ia ingin mengantri dan menyatakan diri ingin menikmati premium, mendapat penolakan dari wanita petugas pengisian, Toni tetap bersikeras karena ini premium subsidi, sebagai pengendara motor dan warga dengan berpenghasilan pas-pasan, dia merasa lebih berhak menikmati premium subsidi ini.

Penulis
: Windy & Irwan
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)