Mudzakarah MIAH dan Pendemo

Ustadz Yazid dan Ustadz Abdul Hakim Sudah Hadir Lebih Awal, Tapi Difitnah Dibilang Kabur

datariau.com
9.174 view
Ustadz Yazid dan Ustadz Abdul Hakim Sudah Hadir Lebih Awal, Tapi Difitnah Dibilang Kabur
Facebook
Tampak Ustadz Yazid dan Ustadz Abdul Hakim menghadiri Mudzakarah.

BOGOR, datariau.com - Telah dilaksanakan diskusi atau Mudzakarah antara pihak Masjid Imam Ahmad Hambal (MIAH) dengan pendemo. Namun diskusi atau Mudzakarah ini ditunda karena situasi sudah tidak kondusif.

Dalam agenda itu, Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas dan Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat sudah hadir sejak awal sebagai pihak dari MIAH. Akan tetapi tersebar fitnah dari kelompok tidak bertanggung jawab mengatakan bahwa Ustadz Yazid kabur dari pertemuan itu dan tidak lagi mau berdiskusi.

Berikut kronologis yang sebenarnya terjadi yang kami kutip dari sumber terpercaya dan kami publis agar fitnah yang dilemparkan kelompok tidak bertanggung jawab itu tidak menjalar ke kalangan awam:

Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas dan Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat -Hafidzahullah- beserta Asatidz lainnya tidak kabur seperti yang dikatakan "kubu sebelah".

Kronologi mudzakarah antara pihak MIAH dan pendemo:

1. Sebelum pukul 11.00, Ustadz Yazid, Ustadz Abdul Hakim, Kuasa Hukum MIAH daan para ikhwan sudah memenuhi 90% ruangan lantai 2 Sri Baduga, Gedung Balaikota Bogor. Sementara dari kubu sebelah, tidak terlihat kehadirannya, hanya ada beberapa orang di bawah (pintu masuk) dan 1 orang tokohnya berserta intelnya yang hilir mudik.



2. Selang beberapa waktu, kami dihimbau untuk meninggalkan ruangan dikarenakan ada protes dari pihak sebelah, dan ternyata di luar sudah banyak massa kubu sebelah dan mulai melakukan "orasi" yang membuat situasi mulai tidak kondusif. Yang pada intinya mereka ingin menyaingi.



3. Demi menjaga ketertiban dan keamanan, pihak Pemda meminta kepada kami untuk turun dan meninggalkan ruangan. Kalau seandainya kubu sebelah bisa tertib, harusnya mudzakarah bisa berjalan sesuai waktu yang sudah ditetapkan.

4. Akhirnya, kedua massa dialihkan menuju 2 masjid, kubu sebelah ke masjid balaikota dan kami ke masjid Kejaksaan. Setelah itu para asatidz kami berpindah menuju ruang Sekda dan tanpa ada team dokumentasi dari MIAH (dilarang masuk).

5. Setelah dilakukan musyawarah di ruangan Sekda, disimpulkan Mudzakarah ditunda oleh Pemkot.



Namun yang beredar fitnah, mengatakan ustadz kabur dari diskusi tersebut.

 

Penulis
: Riki
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)