Ini Sosok Warga yang Melaporkan Anak Presiden ke Polisi, Bukan Anggota FPI

datariau.com
1.302 view
Ini Sosok Warga yang Melaporkan Anak Presiden ke Polisi, Bukan Anggota FPI

JAKARTA, datariau.com - Beredar informasi bahwa Muhammad Hidayat, pelapor anak bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI). Namun hal tersebut buru-buru dibantah Hidayat.

"Enggak ikut mana-mana, saya cuma rakyat biasa, rakyat jelata," ujarnya ketika ditemui di Perumnas I, Bekasi Selatan, Jawa Barat, Rabu (5/7).

Hal yang sama juga diungkapkan juru bicara FPI, Slamet Maarif. Saat dikonfirmasi, Slamet menjelaskan bahwa Muhammad Hidayat bukanlah anggota organisasi tersebut. "Bukan," ucapnya singkat.

Muhammad Hidayat mengaku tidak ragu meski yang dilaporkan adalah putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep. Dia berpendapat, seharusnya setiap warga negara punya posisi yang sama di mata hukum.

Kaesang dilaporkan Muhammad Hidayat karena disebut melakukan penodaan agama. Penodaan agama tersebut terkait dengan vlog pribadi Kaesang yang berjudul 'Bapak Minta Proyek'. Dalam laporan polisi bernomor LP/1049/K/VII/2017/SPKT/Restro Bekasi Kota, tertanggal 2 Juli 2017, Hidayat menuliskan kalimat penodaan agama yang dimaksud. Hidayat menilai, ucapan Kaesang dalam vlognya terkesan mengadu domba dan mengkafir-kafirkan. Hal ini diatur dalam pasal 156 dan 156a KUHP. 

Ucapan yang dimaksud adalah: "Enggak mau menyalatkan padahal sesama muslim karena perbedaan dalam memilih pemimpin, apaan coba, dasar ndeso,"

Untuk diketahui, Muhammad Hidayat saat ini masih berstatus sebagai tersangka kasus ujaran kebencian. Bahkan, dia pernah ditahan Polda Metro Jaya karena menyebarkan konten fitnah terkait Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan.

Polisi lalu menangguhkan penahanan Muhammad Hidayat yang pernah melakukan aksi mogok makan di dalam penjara. Meskipun demikian, hingga kini kasusnya masih berlanjut dan Muhammad Hidayat masih berstatus sebagai tersangka penyebar ujaran kebencian yang dijerat dengan UU ITE.

Editor
: Agusri
Sumber
: Kumparan.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)