Efesiensi Anggaran Perjalanan Dinas, DPRD Riau Gunakan Sistem Teleconference

datariau.com
854 view
Efesiensi Anggaran Perjalanan Dinas, DPRD Riau Gunakan Sistem Teleconference
Illustrasi

PEKANBARU, datariau.com - Dalam rangka penghematan anggaran untuk perjalanan dinas, DPRD Riau akan menggunakan sistem video teleconference dalam melakukan konsultasi di beberapa Kementerian terkait di Jakarta.

Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman mengatakan, untuk mewujudkan hal itu pada APBD Perubahan 2016 DPRD Riau segera mengadakan peralatan teleconference. Dengan demikian anggota dewan tidak perlu melakukan perjalanan dinas ke Jakarta untuk melakukan konsultasi beberapa penyusunan Ranperda ataupun Tata Tertib Khusus.

"Selama ini kan jika ada yang perlu dikonsultasikan, anggota DPRD Riau termasuk juga Pimpinan harus ke Jakarta, tapi kalau sudah ada alat teleconference, maka tidak perlu bolak-balik Pekanbaru-Jakarta lagi," sebut Noviwaldi Jusman kepada datariau.com, Senin (8/8/2016).

Diakuinya, daerah belum otonomi seutuhnya, masih banyak tergantung kepada pusat sehingga masih harus sering konsultasi, termasuk pimpinan DPRD yang masih kerap dipanggil ke pusat.

Politisi Demokrat Riau tersebut mengatakan, pihaknya mengadakan alat teleconference juga sudah sesuai dengan arahan KPK dan juga dapat melakukan efisiensi anggaran yang cukup signifikan. Pasalnya, jika melakukan konsultasi, anggota DPRD tidak bisa berangkat seorang diri karena semua adalah pengambil kebijakan namun harus banyak anggota yang berangkat.

"Ini yang jadi persoalannya biaya, karena semua anggota harus berangkat, dan itu tidak cukup sekali, hingga beberapa kali keberangkatan yang membuat bengkak anggaran biaya perjalanan dinas, ini kita akan diefesiensikan, kecuali untuk hal-hal yang memang urgent," terangnya.

Kedepan, lanjutnya, sistem itu juga akan diberlakukan di semua Kabupaten/Kota di Riau karena di sana biaya perjalanan dinas juga cukup tinggi. Jadi nanti, misalnya rapat dengan mitra kerja komisi di DPRD Riau, maka cukup dilakukan di kantor masing-masing.

Diharapkan dengan diberlakukannya sistem tersebut bisa memangkas anggaran perjalan dinas hingga 50 persen. Karena memang diakuinya selama ini biaya perjalanan dinas cukup membebani anggaran yang ada.

"Sekarang kan juga sistem IT, sehingga sistem itu akan bisa menghemat 50 persen anggaran," tutupnya.

Penulis
: Lisa
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)