DPRD Pekanbaru Minta Dinas Terkait Periksa Bahan Berbahaya dalam Jajanan Anak

datariau.com
2.212 view
DPRD Pekanbaru Minta Dinas Terkait Periksa Bahan Berbahaya dalam Jajanan Anak
dok.
Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Roem Diani Dewi.

PEKANBARU, datariau.com - Pihak Kepolisian, Disperindag, BPOM dan intansi terkait lainnya diminta segera bertindak dan turun ke lapangan guna memastikan jajanan anak dalam hal ini permen dot yang diduga mengandung narkoba. Agar jajanan ini tidak beredar di Kota Pekanbaru.

Pasalnya, saat ini permen dot yang diduga mengandung narkoba dikabarkan sedang marak diperjualbelikan di sejumlah sekolah dasar dan taman kanak-kanak (TK) di Kota Surabaya, bahkan guna memastikan perihal kasus itu, pemerintah Surabaya Jawa Timur bersama pihak terkait lainnya seperti pihak BPOM dikabarkan sedang melakukan penyelidikan.

"Ini harus diantisipasi, jangan sampai masuk ke daerah kita, untuk itu pihak kepolisian sudah bisa bergerak turun ke lapangan memastikan permen dot yang diduga mengandung narkoba tidak beredar di Pekanbaru, telusuri setiap pedagang maupun produsen," ungkap Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Roem Diani Dewi, Rabu (8/3/2017).

Bahkan menurut Politisi PKS ini, jika kasus permen terindikasi mengandung narkoba ini benar adanya, pihak kepolisian diminta bisa bersikap tegas dan menegakkan aturan yang ada.

"Jika terbukti benar ada dan positif mengandung narkoba, kita minta pihak penegak hukum bisa bersikap tegas dan memberikan hukuman setimpal kepada pelaku tindak kejahatan baru ini, pasalnya mereka sudah berusaha merusak generasi bangsa dengan memasukkan zat-zat berbahaya ke dalam jajanan yang disasar oleh anak-anak," tegas Roem.

Lebih jauh Roem juga berharap, sebagai bentuk antisipasi, pihak pemerintah baik itu BPOM, Diskes dan pihak sekolah perlu bekerja sama melakukan sosialisasi kepada siswa tentang bahaya narkoba.

"Kita berharap para siswa diberi pemahaman tentang bahaya narkoba ini, apalagi jika dikemas dalam bentuk semenarik mungkin seperti dugaan permen dot mengandung narkoba itu, kan sangat susah sekali dikenali oleh masyarakat apalagi anak-anak, saya kira pihak sekolah juga berperan dan tidak boleh membiarkan pedagang berkeliaran di luar sekolah yang jajanananya belum terjamin kesehatan dan keamanannya," sebutnya.

Selain itu, kepada pihak masyarakat juga diharapkan lebih selektif lagi dalam membelikan jajanan untuk keluarga. "Jangan hanya dilihat dari kemasannya yang menarik saja, tetapi perhatikan semua aspek, mulai dari lebel halal, kadarluarsanya, komposisi, tertera atau tidak lebel BPOM dan segala macamnya, kalau tidak ada saya rasa nggak usah beli," pungkasnya.

Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)