DPRD Kecam Adanya Workshop Make-Up Waria di Kota Pekanbaru

datariau.com
1.287 view
DPRD Kecam Adanya Workshop Make-Up Waria di Kota Pekanbaru
foto: siaganews
Workshop waria dibubarkan paksa oleh FPI.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Kota Pekanbaru sangat mengecam adanya workshop make-up wanita pria (waria) alias banci yang dilaksanakan di Kota Pekanbaru. Kegiatan ini dilakukan di Hotel Batiqa pada Senin (25/7/2016) lalu.

"Sangat kita sayangkan, Kota Pekanbaru yang sangat menjunjung tinggi budaya melayu, diadakan kontes atau workshop waria, ini sangat tidak pantas," kata Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PKB, Zaidir Albaiza SH MH, Rabu (27/7/2016).

Dikatakan Zaidir, semua pihak harus memantau penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di kota ini. Dimana, hal yang dahulunya dilarang saat ini tampaknya perlahan menjadi gaya hidup. Padahal menurut Zaidir, waria ini merupakan penyakit yang seharusnya disembuhkan, bukan dibanggakan. Karena kodrat manusia hanya diciptakan dua jenis kelamin, yakni laki-laki dan perempuan, jika ada selain itu maka jelas itu adalah penyimpangan.

"Penyimpangan seperti ini yang perlu kita respon cepat sebelum berkembang dan menjadi gaya hidup masyarakat kita nantinya. Kita sangat mengapresiasi pihak-pihak yang telah membubarkan kegiatan menyimpang ini," sebut Zaidir.

Workshop make-up yang pesertanya merupakan para waria ini, dibubarkan secara paksa oleh Front Pembela Islam (FPI). Kegiatan itu diberi nama Workshop Intervensi Perubahan Perilaku (IPP) & Edutaiment Keterampilan Make Up untuk komunitas Transgender dilaksanakan di Batiqa Hotel, Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru, Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB lalu.

Untuk kelancaran kegiatan ini, dibungkus dengan sosialisasi HIV/AIDS bahkan mengundang pihak dari Puskesmas Simpang Tiga dan Komisi Penanggulangan AIDS Pekanbaru. Dalam pembubaran itu, tidak ada perlawanan karena memang acara itu tidak ada izin dan jelas bertentangan dengan nilai budaya yang ada di Kota Pekanbaru maupun nilai agama Islam yang merupakan agama mayoritas penduduk kota Pekanbaru.

Penulis
: Riki
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)