Wakapolda Riau: Arahan Presiden Harus Mampu Kita Jabarkan Dilapangan

Hermansyah
60 view
Wakapolda Riau: Arahan Presiden Harus Mampu Kita Jabarkan Dilapangan
Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun MSi.

PEKANBARU, datariau.com - Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun MSi memberikan penekanan kepada seluruh personil Polda Riau dalam Gelar Apel Pagi di Lapangan Utama Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Senin (24/05/2021).

Dalam arahannya, Tabana Bangun mengatakan kepada seluruh personil bahwa Presiden Republik Indonesia memberikan tempo dua minggu kepada seluruh aparat pemerintah di Provinsi Riau agar mampu menurunkan angka penularan covid-19 di wilayah Riau.

"Oleh karena itu, kita harus mampu menjawabnya," ujarnya.

Menurut Tabana, dalam beberapa hari ini Pekanbaru menjadi kelompok teratas dalam penyebaran covid-19 di Riau. Dia meminta personil Polri di Riau sigap menjabarkan perintah Presiden dan menjadikan sebagai KRYD atau Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan.

Untuk penanggulangan covid-19, agar Priovinsi Riau dan Pekanbaru pada khususnya, keluar dari situasi zona merah. Makanya, Forkopimda sudah ambil kebijakan optimal, salah satunya dengan tindakan vaksinasi massal.

"Anggota Polri dan keluarga harus ikut mendukung sebagai penerima vaksin. Sehingga imunitas dapat terbentuk. Sampai saat ini, laporan keluarga Polri yang terkena wabah covid-19 dari hari ke hari semakin menurun dan berharap keluarga kita sehat selalu," harap Tabana.

"Dan mari kita terus pertahankan dengan segala daya upaya kita. Dengan demikian harapan Preiden dapat terwujud dengan baik," bebernya.

Lanjutnya, setelah kita mendapatkan imunitias, maka kita juga memiliki tanggungjawab eksternal atau tanggungjawab keluar, yakni menjadi bagian dari tenaga penanggulangan pandemi covid-19 saat ini.

Dimana wilayah Pekanbaru merupakan penyumbang angka penularan tertinggi. Oleh karenanya, Polri harus mendorong untuk dapat memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat dengan kehadiran Presiden ke Provinsi Riau.

Saat ini upaya-upaya pencegahan selalu ditingkatkan. “Salus Poluli Supreme Lex Esto” Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Jadi, itulah yang harus kita terapkan.

Apapun tindakan kita adalah demi menjaga keselamatan rakyat. Oleh karena itu, keselamatan rakyat adalah upaya utama kita.

Dengan menggencarkan upaya vaksinasi adalah untuk menjaga keselamatan masyarakat Riau. Petunjuk Kapolda sudah jelas bahwa hanya zona hijau yang tidak ada posko PPKM.

"Kita tidak mengenal libur untuk menekan angka penurunan. Sehingga dalam dua minggu benar-benar angka penularan ini harus turun. Pelayanan Unit Tepadu Polri ini akan turun ke rumah-rumah," kata Tabana Bangun.

"Dengan mengecek siapa saja yang baru pulang kampung. Dan melakukan pengecekan dan test swab hingga melakukan tracing demi memantau agar penularan covid ini dapat dikendalikan," pungkasnya.(*)

Sumber
: Datariau.com
Kirim berita, hak jawab, laporan: 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)