SMM PANEL INDO

Mahasiswa KKN UNRI Desa Tanjung Gelar Lokakarya dan Pamerkan Hasil Pengabdian di Hulu Kuantan

Samsul
38 view
Mahasiswa KKN UNRI Desa Tanjung Gelar Lokakarya dan Pamerkan Hasil Pengabdian di Hulu Kuantan
KUANTAN SINGINGI, datariau.com-Setelah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama 40 hari di Desa Tanjung, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI) menggelar lokakarya di Kantor Camat Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (31/7/2026).

Lokakarya yang mengangkat tema “Tumbuhkan Harapan, Bangun Kampung Impian” tersebut menjadi kegiatan penutup bagi kelompok KKN UNRI Desa Tanjung untuk menyampaikan hasil pengabdian dan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan selama berada di tengah masyarakat.

Kegiatan dihadiri Camat Hulu Kuantan Azisman SST bersama perangkat kecamatan, lima kepala desa, yakni Desa Tanjung, Sungai Alah, Lubuk Ambacang, Sungai Pinang, dan Sampurago, serta kader PKK dan sejumlah pihak lainnya.

Acara diawali dengan sambutan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nur Arini Yulia SST MMPar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Desa Tanjung yang telah menyelesaikan pengabdian selama 40 hari. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung.

“Selama 40 hari mahasiswa sudah banyak belajar dan berproses bersama masyarakat. Tentu banyak hal yang didapat, bukan hanya dari program yang dijalankan, tetapi juga dari pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ujar Nur Arini Yulia.

Ia berharap hubungan yang telah terjalin antara mahasiswa dan masyarakat Desa Tanjung tetap terjaga meskipun masa pengabdian telah selesai.

“Semoga apa yang sudah dilakukan mahasiswa bisa diterima dengan baik. Kalau ada program yang masih bisa dilanjutkan, tentunya akan lebih baik jika diteruskan oleh masyarakat,” tambahnya.

Sambutan kemudian disampaikan oleh Camat Hulu Kuantan, Azisman, S.ST. Ia menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Desa Tanjung yang telah melaksanakan pengabdian dan berbagai program selama berada di wilayah Hulu Kuantan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang sudah melaksanakan pengabdian di Desa Tanjung. Kami juga bangga melihat hasil-hasil yang dibawa dan dipamerkan pada hari ini,” ujar Azisman.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa selama 40 hari memberikan pengalaman tersendiri bagi masyarakat dan mahasiswa. Berbagai program yang dilaksanakan juga diharapkan tidak berhenti setelah masa KKN berakhir.

“Selama di sini tentu mahasiswa sudah berbaur dengan masyarakat. Banyak kegiatan yang dilakukan, dan mudah-mudahan apa yang sudah dibuat bisa terus dimanfaatkan. Jangan hanya sampai KKN selesai saja,” jelasnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil pengabdian oleh Ketua Kelompok KKN Desa Tanjung, Rival Aprianto. Dalam pemaparannya, Rival menjelaskan pelaksanaan 10 matriks program kerja yang telah disusun dan dilaksanakan selama masa pengabdian.

Rival memaparkan satu per satu program kerja, mulai dari proses pelaksanaan hingga hasil yang diperoleh selama berada di Desa Tanjung. Setelah pemaparan, para tamu yang hadir juga berkesempatan melihat secara langsung berbagai hasil program yang telah disiapkan mahasiswa.

Berbagai hasil yang ditampilkan dalam lokakarya tersebut di antaranya ecobrick, tong sampah terpilah, ikon nama desa, gapura, poster edukasi lingkungan, buku saku, lomba karya kerajinan, serta festival Desa Bebas Sampah.

Pada program pengelolaan sampah, mahasiswa memperkenalkan ecobrick sebagai salah satu cara memanfaatkan kembali sampah plastik. Selain itu, mahasiswa juga membuat tong sampah terpilah sebagai sarana untuk membantu masyarakat membiasakan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya.

“Semua yang kami tampilkan hari ini merupakan bagian dari program yang kami jalankan selama pengabdian di Desa Tanjung. Kami mencoba menyesuaikan program dengan kondisi dan kebutuhan yang ada di masyarakat,” ujar Rival.

Selain program pengelolaan sampah, kelompok KKN Desa Tanjung juga menampilkan ikon nama desa dan gapura sebagai hasil kegiatan mahasiswa selama pengabdian. Poster edukasi lingkungan dan buku saku turut dipamerkan sebagai media untuk menyampaikan informasi mengenai kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan lain seperti lomba karya kerajinan dan Festival Desa Bebas Sampah juga menjadi bagian dari program yang diperkenalkan dalam lokakarya. Berbagai kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk keterlibatan mahasiswa bersama masyarakat selama berada di Desa Tanjung.
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)