Polda Riau Siap Perkuat Pengamanan Produksi PTPN-V

Hermansyah
606 view
Polda Riau Siap Perkuat Pengamanan Produksi PTPN-V
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SIK saat kunjungan kerja ke Holding Perkebunan Nusantara di Pekanbaru.

PEKANBARU, datariau.com - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SIK menyatakan siap mendukung dan memperkuat pengamanan produksi perkebunan sawit milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Perkebunan Nusantara V dari aksi pencurian produksi.

Hal ini dilakukan dengan menyusulnya atau meroketnya harga komoditas buah sawit dalam beberapa waktu belakangan ini.

"Titik mana yang memerlukan kehadiran polisi, (disaat) buah lagi bagus, namun rawan pencurian, nanti kita bantu. Silahkan koordinasi dengan kami," katanya.

Kapolda Riau juga menyampaikan hal itu disela-sela kunjungan kerjanya di kantor pusat anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara di Jalan Rambutan, Pekanbaru, pada Kamis (26/8/2021).

Chief Executive Officer PTPN V Djatmiko Santosa menyambut kehadiran orang nomor satu di Korps Bhayangkara Bumi Lancang Kuning tersebut.

Turut hadir Dirkrimum Polda Riau Kombes Pol Teddy Ristiawan serta Senior Executive Vice President (SEVP) Business Support PTPN V Rurianto dan SEVP Operation PTPN V Ospin Sembiring.

Agung mengatakan langkah ini merupakan bentuk dukungan Kepolisian dalam membantu PTPN V yang kini mencapai titik produktivitas tandan buah segar (TBS) sawit tertinggi sepanjang sejarah perusahaan berdiri.

Terlebih tingginya angka produktivitas ini dibarengi dengan meroketnya harga sawit dalam beberapa waktu terakhir, dan menjadikan komoditas palma itu menjadi salah satu penyangga utama ekonomi Indonesia ditengah badai pandemi yang masih melanda diseluruh negeri.

"Jadi, artinya inikan sudah dibangun PTPN V. Kami ingin berkontribusi dengan ekosistemnya. Pencurian sawit harus diatasi dan pelakunya mendapat efek jera," ujar Agung.

"Kami juga mengingatkan kepada setiap Polsek, utamanya pelaku tipiring yang sering berlindung dengan Peraturan Mahkamah Agung yang membatasi nilai tertentu, maka ada undang-undang perkebunan yang dapat digunakan," lanjutnya.

Agung tidak lupa mengapresiasi strategi PTPN V yang berhasil memecahkan rekor laba tertinggi sepanjang sejarah tahun 2020 lalu dengan pendapatan bersih sebesar Rp417 miliar.

Dikatakannya, laba yang diraih PTPN V itu sendiri berpotensi kembali terlampaui pada tahun ini, mengingat laba bersih unaudit sepanjang semester pertama tahun 2021 saja telah mencapai Rp492 miliar.

Menurut Agung, efesiensi dan strategi yang tepat membuat PTPN V menjadi perusahaan yang kuat hingga mampu terus mencatatkan kinerja gemilang.

Dia turut menyinggung akan proyeksi Indonesia akan memasuki bonus demografi pertama pada 2024 mendatang. Kata Agung, kesempatan ini harus dapat dimaksimalkan sebaik mungkin demi meningkatkan kesejahteraan dan memajukan ekonomi bangsa.

"Bagi saya kemajuan diperoleh dari ekonomi dulu. Membawa ekonomi maju itu sejatinya tergantung seberapa kuat finansial kita. Indonesia akan memasuki bonus demografi pertama di 2024," ucap Agung.

"Untuk itu, kita perlu intervensi di jalur masing-masing. Ini sawit lagi bagus hingga perlu sentuhan dan persamaan perspektif," imbuhnya.

Tidak lupa pula Kapolda Riau itu turut meninjau Control Room PTPN V. Sebuah ruangan yang berisi dengan tampilan data produksi perusahaan hingga pengiriman crude palm oil (CPO) atau minyak mentah sawit dari pabrik ke pelabuhan.

Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SIK pun mengagumi pendekatan teknologi yang dilakukan perusahaan plat merah tersebut.

CEO PTPN V Djatmiko Santosa mengapresiasi dukungan Polda Riau bagi anak usaha Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) itu. Dia mengakui bahwa pencurian masih menjadi salah satu masalah yang kerap dihadapi perusahaan.

Untuk itu, kini PTPN V juga tengah mengembangkan dashboard khusus memantau aksi pencurian sawit. Aplikasi itu sendiri, kata Djatmiko, terinspirasi dari Dashboard Lancang Kuning yang dikembangkan oleh Polda Riau.

Djatmiko menyatakan, bahwa PTPN V memiliki visi dalam meningkatkan ekonomi para petani swadaya, sesuai instruksi Presiden Jokowi. "Kami menyampaikan terima atas dukungan penuh Bapak Kapolda Riau," ucap Djatmiko.

"Semoga sinergitas yang telah terjalin selama ini semakin baik dan menjadi bagian dari solusi akan sejumlah tantangan yang selama ini kita hadapi," pungkasnya.(*)

Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)