Kapolri Minta Semua Lokasi Pusat Aktivitas Warga Dipasangi Aplikasi Peduli Lindungi

Hermansyah
178 view
Kapolri Minta Semua Lokasi Pusat Aktivitas Warga Dipasangi Aplikasi Peduli Lindungi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

JAKARTA, datariau.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo minta semua wilayah atau tempat yang menjadi aktivitas masyarakat agar dipasangi aplikasi Peduli Lindungi, yang digunakan sebagai screening vaksinasi.

Dikatakan Sigit, pemasangan aplikasi ini bertujuan untuk mencegah laju pertumbuhan covid-19 di tengah pelonggaran aktivitas warga yang saat ini telah berlaku.

Penyampaian ini saat menghadiri peninjauan vaksinasi, penyerahan bantuan sosial dan voucher isi ulang oksigen yang diprakarsai oleh Akpol 1995 atau Patriatama di Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), Bekasi, Jawa Barat, Jumat (3/9/2021).

"Kemudian wilayah-wilayah yang diberi pelonggaran terkait aktivitas ekonomi akan dipasang aplikasi Peduli Lindungi. Sehingga masyarakat yang telah memiliki aplikasi ini kemudian dapat ditempelkan di Barcode, sehingga akan muncul disitu apakah sudah divaksin atau belum," kata Sigit.

"Ini tentunya akan menjadi kebiasaan kita kedepan untuk masyarakat boleh melaksanakan aktivitas tapi paling tidak sudah divaksin," sebut dia.

Eks Kapolda Banten ini mengungkapkan, saat ini kasus aktif harian terus mengalami penurunan. Menurutnya, ini terjadi karena kerja keras dan sinergitas seluruh elemen serta antusias masyarakat yang meningkat dalam melakukan kegiatan vaksinasi dan menerapan protokol kesehatan secara ketat.

Dengan menurunnya angka aktif harian, Sigit menyebutkan, tentunya akan berdampak pada asesment dibeberapa wilayah untuk turunkan level PPKM-nya. Seperti di DKI Jakarta, wilayah aglomerasi, Semarang, Solo Raya dan beberapa wilayah lainnya.

"Dengan diturunkan level tentunya akan ada pelonggaran terhadap fleksibilitas masyarakat dalam rangka laksanakan aktivitas harian. Kita jaga bagaimana dari kasus covid yang terus menurun, angka kematian terus menurun dan angka kesembuhan terus meningkat ini harus kita pertahankan," ucap Sigit.

"Sehingga mau tidak mau kegiatan pelonggaran ini harus di ikuti oleh protokol kesehatan. Tentunya strategi tingkatkan imunitas kekebalan tubuh dengan laksanakan vaksinasi," papar mantan Kabareskrim Polri itu.

Sigit berharap, kedepannya di sentra aktivitas tersebut, masyarakat yang sudah disuntik vaksin dapat menunjukan barcode di aplikasi itu sebagai syarat dalam melakukan kegiatan.

"Yang tidak muncul akan diminta kembali. Ini menjadi kegiatan kedepan yang harus selalu melekat kepada masyarakat. Ini untuk menjaga laju pertumbuhan covid-19, bisa kita jaga. Di satu sisi pertumbuhan ekonomi pelonggaran masyarakat untuk melaksanakan aktivitas bisa berjalan," harapnya.

Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini, Sigit kembali mengajak kepada masyarakat untuk segera melaksanakan vaksin, agar terciptanya peningkatan imunitas dari paparan virus corona.

"Dalam kesempatan ini saya serukan setelah vaksin tetap pakai masker dan yang belum vaksin ayo kita segera vaksin," pinta Sigit.

Disisi lain, Sigit menyampaikan apresiasi kepada Akpol 1995 yang telah menggelar atau melakukan akselerasi vaksinasi massal untuk membantu mewujudkan target dari Presiden Joko Widodo satu hari dua juta vaksin.

Sementara stock vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini nantnya sebanyak 41.400 dosis jenis sinovac. Kemudian, paket bansos yang diserahkan sebanyak 27.000 paket sembako, bantuan 1.000 porsi dapur umum dan 2.200 voucher isi ulang oksigen (PT. Samator) yang akan diberikan kepada masyarakat.(*)

Sumber
: Datariau.com