Viral Video Waria Pesta di THM Pekanbaru, Ketua MKA LAMR: Pantang Perilaku Menyimpang di Bumi Melayu

datariau.com
365 view
Viral Video Waria Pesta di THM Pekanbaru, Ketua MKA LAMR: Pantang Perilaku Menyimpang di Bumi Melayu
Foto: Endi
Ketua MKA LAMR Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka.

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka, mengecam keras beredarnya video viral yang diduga memperlihatkan aktivitas pesta waria di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Pekanbaru.

Datuk Seri Rizky Bagus Oka menegaskan bahwa aktivitas tersebut sangat bertentangan dengan marwah Pekanbaru sebagai Kota Bertuah yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu dan syariat Islam.

Ia mengingatkan bahwa falsafah "Adat Bersendikan Syarak, Syarak Bersendikan Kitabullah" bukan sekadar slogan, melainkan pedoman hidup yang harus dihormati oleh siapa pun yang beraktivitas di tanah ini.

"Saya selaku Ketua MKA LAM Pekanbaru mengecam keras kejadian ini. Ini adalah Bumi Melayu, tanah yang menjunjung tinggi adab dan agama. Kami minta dengan tegas, jangan ada upaya sedikit pun untuk menormalisasi perilaku menyimpang atau LGBT di kota ini. Hal-hal seperti ini mencederai perasaan masyarakat dan menodai marwah negeri," tegas Datuk Seri Rizky Bagus Oka, Kamis (29/1/2026).

Menanggapi langkah Polresta Pekanbaru yang mulai menyelidiki kasus ini, Datuk Seri memberikan apresiasi dan dukungan penuh. Namun, ia juga mendesak agar Pemerintah Kota Pekanbaru dan aparat penegak hukum tidak sekadar memberikan teguran, melainkan sanksi tegas jika terbukti adanya pelanggaran.

"Kami mendukung penuh langkah cepat Polresta Pekanbaru dalam menyelidiki video tersebut. Namun, kami juga mendesak Pemko dan dinas terkait untuk mengevaluasi izin operasional THM yang memfasilitasi kegiatan yang melanggar norma susila ini. Jika terbukti, cabut izinnya. Kita butuh ekonomi tumbuh, tapi bukan ekonomi yang mengorbankan moralitas generasi muda," jelasnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)