Video Ustaz Dibegal Viral, Polisi Menduga Hanya Rekayasa

Kakak Indra Purnama
183 view
Video Ustaz Dibegal Viral, Polisi Menduga Hanya Rekayasa
Gambar: merdeka.com

DATARIAU.COM - Video seorang ustaz di Lampung dibegal viral di media sosial (medsos). Dalam video tersebut, ustaz yang biasa dikenal dengan sebutan Ustaz Nasihin itu dihadang oleh sejumlah orang yang diduga begal.

Video yang viral itu disertai dengan tulisan 'Perjalanan di Lampung Ustad Nasihin Kena Begal'. Beeberapa orang yang menghadang mengenakan penutup muka.

Video itu ternyata juga diunggah di kanal YouTube milik Ustaz Nasihin pada tanggal 13 Oktober 2021 lalu dan telah ditonton sebanyak 234.621 kali.

Video di YouTube itu berdurasi 16 menit 36 detik. Sementara video yang tengah beredar, durasinya jauh lebih singkat dan hanya berdurasi 3 menit 30 detik.

Dalam video yang beredar, terlihat mobil yang ditumpangi Nasihin dihadang oleh sejumlah orang. Sejumlah orang itu meminta uang terhadap Nasihin.

Kelompok penghadang itu meminta uang sebesar Rp 100 ribu. Nasihin tidak terima dimintai uang Rp 100 ribu, sebab ia melintas di jalan umum.

Lalu, orang-orang yang menghadang itu meminta ponsel dan tas Nasihin. Kemudian, Nasihin diminta turun, jika tidak memberi uang maka mobilnya akan dirusak.

Nasihin kemudian turun dari mobilnya dan terlibat keributan dengan pihak yang menghadangnya. Nasihin pun menggunakan silat dan membuat lawannya terbanting, bahkan kaku dan tak bergerak.

Terkait itu, Polda Lampung akan memanggil Nasihin. Ia dijadwalkan dipanggil hari ini di Ditreskrimum Polda Lampung.

"Pemanggilan (untuk) melakukan klarifikasi kebenaran atas peristiwa dalam video tersebut," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Senin (25/10/2021).

Polisi akan meminta konfirmasi terkait video yang viral itu. Polisi memanggil Nasihin guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Bahwasanya dengan video tersebut bukan mendidik, melainkan penuh rekayasa, yang membuat citra Lampung menyeramkan dan merugikan masyarakat Lampung pada umumnya," ungkapnya.

Pandra menjelaskan polisi terus melakukan tindakan preventif dengan berpatroli demi menciptakan keamanan dan menindak pelaku kejahatan. Ia menuturkan pemanggilan terhadap Nasihin ini sebagai bagian dari langkah presisi.

"Pemanggilan yang bersangkutan sebagai upaya prediksi terhadap potensi kejahatan, responsif ini makanya kita lakukan klarifikasi, dan transparansi yakni proses dilakukan dengan keterbukaan," ujar dia.

"Kalau hanya untuk tingkatkan konten atau follower, jangan membuat gaduh. Dengan dia membuat konten seperti itu kan muncul kesan Lampung tidak aman," imbuhnya. (*)

Source: Detik.com