Tim Pemenangan DR H Syafriadi Tolak Ikuti Sidang Pleno Konferprov PWI Riau

datariau.com
1.131 view
Tim Pemenangan DR H Syafriadi Tolak Ikuti Sidang Pleno Konferprov PWI Riau

BENGKALIS, datariau.com - Tim Pemenangan DR H Syafriadi SH MH beserta pendukungnya menolak mengikuti tahapan sidang pleno Konfrensi Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau di Kota Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Kamis 23 Juni 2022.

Penolakan untuk hadir dalam Konfrensi Provinsi PWI Riau adalah bentuk protes atas dugaan ketidaktransparan panitia Konperprov PWI Riau terhadap beberapa point yang dibawa dalam kedalam Konperprov Riau 2022.

Diantaranya, pemilihan tempat pelaksanaan Konperprov yang cukup jauh di Kota Bengkalis, dan perserta konperprov harus antri sampai 4 jam di pelabuhan roro untuk sampai di tujuan.

"Ketidaktransparanan lainnya adalah penempatan para peserta yang seakan dikotak-kotakkan. Ini adalah pelaksanan Konperprov PWI Riau terburuk selama pelaksaan Konperprov PWI selama ini," ujar salah seorang peserta Konperprov PWI.

"Yang paling menyedihkan adalah tidak netralnya panitia Konperprov di dalam menyikapi peserta konperprov PWI Riau. PWI Bengkalis tidak netral dalam memberlakukan peserta konperprov PWI Riau yang berbeda pilihan dengan petahana. Ini sungguh kita sesalkan sekali, seharusnya sebagai tuan rumah PWI Bengkalis harus bersikap netral. Sebab, tidak semua anggota PWI itu memilih petahana sebagai calon Ketua PWI," tegas Ridha salah seorang peserta sidang.

Dikatakan lagi, bahwa ketidaknetralan dalam prosesi persidangan ini adalah dalam penetapan anggota PWI yang kartunya sedang berproses ikut dalam Konperprov PWI Riau dalam bentuk mandat bukan dalam bentuk fisik. Sedangkan, banyak kartu-kartu tersebut dipercepat pengurusannya hanya untuk menguasai legitimasi mandat yang sedang berproses. Menariknya jumlah surat mandat yang sedang berproses mencapai 92 kartu.

"Seharusnya, sebagai anggota PWI yang kartunya tengah berproses itu hadir dalam konperprov PWI Riau bukan dalam bentuk mandat. Ini sudahlah kartunya mati sekian lama, tiba-tiba diaktifkan kembali dan ikut dalam konperprov dan kartununya masih berproses dimandatkan pula. Ini jelas tidak ada etikanya, kalau lah etika tidak ada, tentu kecintaannya terhadap organisasi juga tidak ada. Atau jangan-jangan ada sesuatu di balik semunya demi kepentingan seseorang," ujar Agustiar Ketua Pokja Pekanbaru.

Prosesi jalannya Konperprov Riau ini sempat terjadi kericuhan, setelah seorang anggota PWI Bengkalis sebagai tuan rumah diduga melakukan intimidasi terhadap seorang peserta Konperprov PWI wanita.

"Sebagai tuan rumah semestinya bersikap santun kepada peserta konperprov PWI Riau. Apalagi ini peserta wanita yang diintimidasi seperti melecehkan harkat wanita. Ini sangat kita sayangkan sekali. Kalau mau berpihak kepada salah seorang calon, tak usah terlalu diperlihatkan," kata Ketua Tim Pemenangan DR H Syafriadi SH MH, H Yusrizal Koto.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)