SMM PANEL INDO

KKN UMRI Kelompok 58 Sosialisasikan DAGUSIBU kepada Siswa SDN 015 Kayu Ara Permai

datariau.com
108 view
KKN UMRI Kelompok 58 Sosialisasikan DAGUSIBU kepada Siswa SDN 015 Kayu Ara Permai

SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 58 melaksanakan sosialisasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) kepada siswa SD Negeri 015 Kayu Ara Permai, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi kesehatan kepada anak-anak sejak usia dini. Melalui sosialisasi tersebut, siswa diperkenalkan dengan pengetahuan dasar mengenai penggunaan dan pengelolaan obat secara aman dan tepat.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa menjelaskan empat langkah utama DAGUSIBU. Pertama, mendapatkan obat dari tempat yang benar. Kedua, menggunakan obat sesuai aturan. Ketiga, menyimpan obat dengan tepat. Keempat, membuang obat dengan cara yang benar.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 58 Sosialisasikan Media Pendukung Pembelajaran di MDA Muhammadiyah Sungai Apit


Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana dan disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar. Mahasiswa juga mengajak siswa memahami pentingnya membaca informasi pada kemasan obat serta tidak menggunakan obat secara sembarangan.

Para siswa diberikan pemahaman bahwa penggunaan obat harus mengikuti petunjuk pada kemasan atau arahan orang tua, guru, tenaga kesehatan, maupun tenaga kefarmasian. Edukasi tersebut diharapkan dapat mencegah kebiasaan penggunaan obat yang tidak tepat sejak dini.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, sesi tanya jawab, serta pemberian contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan dan aktif menjawab pertanyaan yang diberikan mahasiswa.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 1 Ajarkan Literasi Finansial dan Peduli Lingkungan Lewat Celengan Daur Ulang


Melalui sosialisasi DAGUSIBU, KKN UMRI Kelompok 58 berharap pengetahuan yang diperoleh siswa dapat diterapkan di lingkungan keluarga. Edukasi sejak dini diharapkan mampu membentuk kebiasaan yang baik dalam mengenal, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat secara bertanggung jawab.

Penulis
: Muhammad Rifai
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)