Terkait Mobil Dinas, Pemerintah Kampar Lakukan Konferensi Pers

Midas
251 view
Terkait Mobil Dinas, Pemerintah Kampar Lakukan Konferensi Pers

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH, melakukan konferensi pers bersama insan pers se- Kabupaten Kampar terkait dugaan tidak tepatnya sasaran pemakaian mobil dinas oleh pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar.

Konferensi pers tersebut dilakukan Bupati Kampar di Kantin Kantor Bupati Kampar, Rabu (31/8/2021) sekaligus menjawab keresahan masyarakat atas viralnya berita dugaan penyalahgunaan mobil dinas terkait pemeriksaan yang dilakukan Tim Panitia Khusus (Pansus) dari DPRD Kabupaten Kampar tentang aset pada beberapa hari yang lalu.

Bupati Kampar yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi mendukung atas kinerja Pansus DPRD untuk menertibkan aset daerah Kabupaten Kampar, dirinya memaparkan bahwa seharusnya kemarin terkumpul sebanyak 56 unit mobil, namun hanya ada 33 unit mobil, masih ada 23 unit mobil yang harus dikumpulkan.

“Saya mewakili Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH ingin meluruskan kekurangan sebanyak 23 unit, yang kita laporkan sebanyak 56 dan Pemda hanya bisa melaporkan sebanyak 33 unit, tentu saja keberadaan mobil yang tidak kita laporkan dapat pemerintah pertanggungjawabkan," ungkapnya.

Dipaparkan Yusri, ada 5 unit mobil yang berada di Bupati Kampar serta Wakil Bupati Kampar, dan 1 unit adalah mobil diperuntukkan bagi tamu Kabupaten Kampar yang bila berkunjung ke Kabupaten Kampar, Yusri juga mengatakan bahwa 5 unit mobil memang berada di pool Bupati Kampar.

Yusri juga menegaskan bahwa dikarenakan belum adanya Wakil Bupati maka kelima unit mobil dinas tersebut berada di pool Bupati Kampar, dan dirinya menyampaikan bahwa mobil dinas di Kabupaten Kampar tidak berlebih dan dalam hal ini semua mobil dinas memang sesuai keperuntukkannya.

Yusri kembali memaparkan Pemda Kampar juga menyediakan fasilitas mobil dinas bagi Instansi Vertikal seperti Kapolres, Kejari, serta Forkopimda lainnya dan juga diperuntukkan kepada kegiatan Pramuka, serta organisasi-organisasi Kepemerintahan lainnya.

Selain itu Yusri menjelaskan bahwa pada pemeriksaan beberapa hari yang lalu kendaraan dinas tersebut belum bisa dilakukan pemeriksaan karena mobil-mobil sedang melakukan pemeriksaan fisik terhadap pembangunan-pembangunan yang sedang berjalan saat itu.

Yusri mengatakan ada satu unit di Sekretariat DPRD, satu unit di TP-PKK, satu unit di KORPRI, satu unit untuk operasional Polres Kampar, satu unit di Bapeda, serta ada di mantan-mantan Bupati yang memiliki hak, dalam hal ini Yusri menegaskan bahwa keberadaan 23 mobil dinas yang belum bisa ditampilkan adalah jelas dan terang keberadaanya.

“Keberadaan 23 mobil ini sangat jelas dan terang, dan jelas keperuntukkannya, sehingga Pemda Kampar dapat mempertanggungjawabkannya,” imbuh Yusri.

Di akhir keterangannya Yusri menyampaikan bahwa ada 1 unit mobil dinas yang berada di Jakarta untuk keperluan Dinas Bupati Kampar apabila melakukan Dinas di Jakarta.

“Mudah-mudahan dengan adanya pansus aset ini dapat menertibkan aset yang dimiliki Pemerintah Daerah sekaligus Bupati Kampar mendukung penuh adanya pansus ini,” tutup Yusri. (rls/das)

Kirim berita, hak jawab, laporan: 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)