Sosialisasi PAUD Holistik Integratif, Hj Muslimawati Minta Ciptakan Generasi Emas Sejak Usia Dini

Midas
601 view
Sosialisasi PAUD Holistik Integratif, Hj Muslimawati Minta Ciptakan Generasi Emas Sejak Usia Dini

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Untuk meningkatkan kualitas anak menjadi generasi emas tak terlepas dari perhatian dan komitmen berama meningkatkan kualitas pendidikan yang secara formal dimulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sedangkan untuk informal dimulai dari 1000 hari dari kelahiran, karena sangat penting dalam membentuk karakteristik dan kemandirian anak.

Hal tersebut dikatakan Bunda PAUD Kampar Hj Muslimawati Catur saat membuka sosialisasi PAUD Holistik Integratif dalam rangka Hari Anak Nasioanal (HAN) Tahun 2021 Tingkat Kabupaten Kampar, diadakan di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar di Bangkinang, Senin (27/9/2021). Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh pengawas/penilik Kelembagaan PAUD se-Kabupaten Kampar.

"Program 1 PAUD satu Desa untuk Kabupaten Kampar sudah terpenuhi data tahun 2020 dari 250 desa/kelurahan ada 709 kelembagaan, sedangkan yang telah menuju PAUD Holistik Integratif baru 37 PAUD atau 0,05 persen dari kelembagaan yang ada," kata Muslimawati Catur didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar M Yasir dan Ketua Forum PAUD Hj Juli Mastuti Yusri.

"Inilah yang harus kita gesa sekarang agar PAUD Holistik Integratif yakni penanganan anak usia dini secara utuh (menyeluruh) yang mencakup layanan gizi dan kesehatan, pendidikan dan pengasuhan, dan perlindungan, untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak yang dilakukan secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan di tingkat masyarakat, pemerintah daerah, dan pusat," tambah Muslimawati sembari membuka secara resmi sosialisai.

Sementara itu, M Yasir, Kepala Dispora Kabupaten Kampar menyatakan bahwa keberadaan lembaga pendidikan anak sengat penting seperti PAUD, Himpaudi, Kelompok Paud, IG TKI, juga gerakan stunting.

"Ini semua untuk membangun Kampar yang lebih maju, pendidikan ini merupakan investasi kita masa depan yang gemilang," sebutnya.

Karena masa ini adalah masa yang penting, gerakan ini dimulai dari masa hamil, seribu hari usia anak hingga pertumbuhan selanjutnya.

Begitu juga asupan gizi. Ini dapat dikembangkan di kecamatan dan desa masing-masing, fenomena dunia modern tidak saja memberikan manfaat tapi juga dapat memberikan dampak negatif seperti penggunaan handphone, peran orang tua sangat sentral dalam mendidik disamping menyaring terhadap pengaruh lingkungan.

"Jajaran Dispora siap mendukung terhadap kegiatan ini, semoga kita dapat menciptakan generasi emas untuk masa depan bangsa," ujar Yasir.

Sementara itu Juli Mastuti, Ketua HIMPAUDI Kabupaten Kampar selaku ketua panitia menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan sosialisai Paud HI dalam rangka Hari Anak Nasioanal tahun 2021, hanya dapat mengumpulkan beberapa orang dan terbatas karena masih adanya Pendemi Covid-19, yang diikuti sebanyak 100 orang peserta dari 221 Kecamatan yang dibagi dalam Kelompok 1 dan Kelompok II. (das/kmf)

Tag:PAUD
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)