Satresnarkoba Polres Siak Tangkap Diduga Pelaku Penyalahgunaan Narkoba di Kandis

Hermansyah
333 view
Satresnarkoba Polres Siak Tangkap Diduga Pelaku Penyalahgunaan Narkoba di Kandis
RA (27) diduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu yang ditangkap Satresnarkoba Polres Siak di Kandis.

SIAK, datariau.com - Satresnarkoba Polres Siak kembali mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, pada Rabu (28/7/2021) sekitar pukul 00.30 Wib.

Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Siak berhasil mengamankan salah seorang diduga pelaku berinisial RA (27) dan turut di amankan barang bukti sebanyak 1 peket diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 0,88 gram.

Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto SIK MH melalui Kasubag Humas Polres Siak Iptu Ubaedillah menyebutkan, pelaku beserta sejumlah barang bukti pun selanjutnya dibawa ke Mapolres Siak.

"Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Lintas Kandis-Duri KM 76 Kecamatan Kandis, Siak," kata Ubaedillah.

Menanggapi informasi tersebut Kasat Narkoba Polres Siak AKP Jailani SH memerintahkan tim Opsnal Satresnarkoba Polres Siak dipimpin Iptu Icshan SH melakukan penyelidikan atas kebenaran informasi tersebut.

Sebelumnya dari hasil penyelidikan, Rabu (28/7/2021) sekira pukul 00.30 Wib, tim Opsnal Polres Siak mendatangi mendapati seorang pria yang sedang berada di Jalan lintas Kandis-Duri KM 76 persis dengan ciri-ciri yang di informasikan masyarakat tersebut.

Dikatakan Ubaedillah, saat itu tim pun langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap seorang pria dan mengaku inisial RA (27). Setelah dilakukan penggeledahan tim menemukan 1 paket sedang narkotika diduga jenis sabu-sabu yang ditemukan dalam kotak rokok merk On Bold.

Saat ditemukan barang bukti tersebut, pelaku pun mengakui bahwa narkotika diduga jenis sabu-sabu tersebut miliknya.

"Hasil penggeledahan saat itu, RA (27) ini memperoleh narkotika jenis sabu-sabu dari inisial KT yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO) dan akan dijual kembali oleh diduga pelaku," jelas Ubaedillah.(*)

Sumber
: Datariau.com