PEKANBARU, datariau.com - Lompatan besar UMKM ke kanal digital di era post normal terus meningkat. Berdasarkan data Kemenkop UKM RI, 19 juta UMKM telah memasuki ekosistem digital. Untuk mencapai target pemerintah 30 juta UMKM onboarding digital pada 2024, JNE kembali menghadirkan JNE Ngajak Online 2022 - Goll.. Aborasi Bisnis Online Kota Pekanbaru.
Branch Manager JNE Pekanbaru yang kerap disapa Mandra, membuka helat ini dengan menyatakan melalui acara ini, pihaknya ingin mengajak UMKM kolaborasi agar bersama mampu menghidupkan perekonomian Indonesia.
"Saat ini JNE memiliki banyak jaringan di Riau termasuk 100 agen dan lebih dari 19 cabang dan kantor perwakilan. Melalui seluruh cabang yang tersebar, kami siap mengantar paket ke seluruh Riau sesuai dengan tagline JNE, Connecting Happiness,? kata Mandra kepada datariau.com melalui rilis yang diterima, Selasa (28/6/2022).
Dari pelaku UMKM, turut hadir Indiana Sunita selaku Owner Emak CW dan Utari Ferniadi selaku Owner Jingga Oleh Oleh yang membagikan kiat-kiat sukses bangkit di era pandemi.
Berdiri sejak 2019, Jingga Oleh Oleh berfokus pada penjualan oleh-oleh khas Riau dan makanan beku. Meski masih tergolong muda, Utari Ferniadi telah mengalami sepak terjang dalam bisnisnya, termasuk kehilangan omzet hingga 80% saat pandemi. Hal ini yang melatarbelakangi Tari untuk berinovasi melalui kanal digital.
?Saat itu kami mulai menjual oleh-oleh, makanan frozen food, snack, dan bahkan souvenir. Strategi kami adalah menambah variasi produk. Untuk memperkenalkan produk tersebut, kami aktif menggunakan media sosial,? ujar Tari.
Penurunan omzet saat pandemi juga dialami oleh Indiana Sunita selaku Owner Emak CW. ?Ini memerlukan pemanfaatan media sosial yang lebih baik. Kami mulai masuk ke marketplace, TikTok, dan Instagram. Media sosial banyak berkontribusi membantu Emak CW mengingat posisi kami yang tidak berada di lokasi strategis,? terangnya.
Bagi Tari dan Indi, pemanfaatan media sosial di era ini memerankan peran penting bagi kelangsungan bisnis. ?75% hasil penjualan kami dari media sosial, sementara 25% dari toko offline,? pungkas Indi.
Mendukung kegiatan UMKM di kanal digital, Mandra selaku Branch Manager JNE Pekanbaru menambahkan, untuk mendukung kegiatan UMKM, JNE kerap mengadakan seminar gratis. Selain itu, JNE memberikan layanan gratis jemput yang menjangkau semua wilayah Pekanbaru. Tidak hanya itu, JNE juga menyediakan layanan e-fulfillment atau pergudangan.
Hal menarik lain bagi UMKM adalah hadirnya Roket Indonesia yang saat ini banyak digemari pegiat UMKM di berbagai kota untuk pengantaran instan. Tak hanya gesit, aplikasi ini juga membolehkan penggunanya mengantar paket ke beberapa tempat dalam satu pesanan.