Resmi Dilantik Bupati Siak, Abdul Wardani Jadi Ketua Bapekam Termuda di Kabupaten Siak

datariau.com
433 view
Resmi Dilantik Bupati Siak, Abdul Wardani Jadi Ketua Bapekam Termuda di Kabupaten Siak
Foto: Ist.
Abdul Wardani resmi mengemban amanah sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam) termuda di Kabupaten Siak, Rabu (10/6/2026).

SIAK, datariau.com - Abdul Wardani resmi mengemban amanah sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam) termuda di Kabupaten Siak setelah dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Siak, Afni Zulkifli, dalam acara pelantikan Pengganti Antar Waktu (PAW) Bapekam Kampung Buatan II, Kecamatan Koto Gasib, yang digelar di Aula Kantor Camat Koto Gasib, Rabu (10/6/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintahan kampung di Kecamatan Koto Gasib. Di usia yang relatif muda yakni 26 tahun, Abdul Wardani dipercaya memimpin lembaga yang memiliki peran strategis dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan kampung.

Dalam sambutannya, Bupati Afni Zulkifli menekankan pentingnya peran Bapekam di tengah perubahan arah kebijakan pemerintahan dan tantangan fiskal yang sedang dihadapi daerah. Menurutnya, seluruh unsur pemerintahan kampung harus mampu beradaptasi dengan cepat serta memastikan setiap program berjalan sesuai tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus belajar cepat untuk memahami bagaimana menghadapi ruang fiskal yang sempit, serta tetap yakin dan percaya bahwa setiap kebijakan yang diambil bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Afni.

Baca juga:Bupati Siak Cek Kendaraan Dinas Seluruh OPD


Sebagai Ketua Bapekam termuda di Kabupaten Siak, Abdul Wardani menyatakan kesiapannya menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas. Ia menegaskan bahwa Bapekam memiliki posisi penting sebagai mitra sekaligus pengawas pemerintah kampung agar tercipta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Bapekam menjadi tulang punggung dalam pengawasan pemerintahan kampung agar terjadi keseimbangan dan tidak ada penyelewengan dalam penggunaan anggaran kampung, apalagi kondisi fiskal saat ini cukup sulit seperti yang telah disampaikan Ibu Bupati,” katanya.



Tak hanya fokus pada fungsi pengawasan, Abdul Wardani juga menaruh perhatian besar terhadap upaya peningkatan kemandirian ekonomi kampung. Ia berharap Bapekam dapat berperan aktif dalam mendata serta mengoptimalkan aset kampung yang berpotensi menjadi sumber Pendapatan Asli Kampung (PAK).

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Laksanakan Program TOGA dan Pupuk Cair Organik di Kampung Buatan II


Menurutnya, berbagai potensi yang dimiliki kampung, mulai dari pemanfaatan lahan hingga pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), perlu dikelola secara maksimal untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Abdul Wardani menilai kondisi fiskal yang terbatas tidak boleh menjadi penghalang bagi kemajuan kampung. Sebaliknya, situasi tersebut harus menjadi motivasi untuk melahirkan berbagai inovasi dan terobosan baru.

“Ini bukan melemahkan semangat kita, tetapi menjadi dorongan bagi kita semua untuk bangkit bersama dari kondisi yang ada,” tegasnya.

Dengan resmi dilantiknya Abdul Wardani sebagai Ketua Bapekam termuda di Kabupaten Siak, diharapkan lahir semangat baru dalam memperkuat fungsi pengawasan, mendorong transparansi pemerintahan, serta mengoptimalkan potensi kampung demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat.

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri Camat Koto Gasib, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Siak, serta Kapolsek Koto Gasib.***

Baca juga:Fauzi Asni Lantik PAW Dua Penghulu Kampung Dan Bapekam di Koto Gasip
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)