Psikis Tentara Israel Drop Usai Perang Lawan Hamas di Gaza, 30.000 Orang Divonis Sakit Mental

wahyuni
798 view
Psikis Tentara Israel Drop Usai Perang Lawan Hamas di Gaza, 30.000 Orang Divonis Sakit Mental
Foto : Serambinews.com
Tentara Israel di Gaza.

DATARIAU.COM - Psikis tentara Israeldrop setelah perang melawan Hamas, sekiranya ribuan orang mengalami sakit mental.

DikutipSindonews.com, sekitar 30.000 tentara Israel telah menghubungi hotline kesehatan mental untuk mendapatkan perawatan sejak perang melawan Hamas pecah di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023.

Angka itu diakui militer Zionis dalam sebuah pernyataan. Namun, mereka mengeklaim sekitar 85 persen tentara yang mencari perawatan psikologis sekarang telah kembali bertugas aktif.

“Sekitar 200 tentara diberhentikan dari militer karena masalah psikologis yang mereka derita akibat perang," bunyi pernyataan militer Israel, seperti dikutip Anadolu, Kamis (29/2/2024).

Korps Medis Angkatan Darat Israel berencana meresmikan pusat kesehatan mental baru bagi tentara pada hari Kamis, di tengah kekhawatiran tentara mengalami gangguan stres pasca-trauma (PTSD) akibat perang Gaza.

Menurut militer Zionis, pusat kesehatan mental yang baru akan mencakup sebuah klinik untuk mengobati PTSD di kalangan tentara. Pada 2 Februari, kepala departemen klinis penyakit mental Angkatan Darat Yekhiel Levechitz mengatakan sekitar 3.000 tentara telah diperiksa oleh para ahli kesehatan mental sejak 7 Oktober.

Dikutip tribunnews.com, sekitar 200 tentara Israel dipulangkan karena masalah psikologis. Sebuah pernyataan militer Israel juga mengatakan bahwa sekitar 85 persen tentara yang mencari perawatan psikologis telah kembali bertugas aktif.

“Sekitar 200 tentara diberhentikan dari militer karena masalah psikologis yang mereka derita akibat perang," ungkap laporan Militer Israel.

Sementara itu Korps Medis tentara Israel berencana meresmikan pusat kesehatan mental baru bagi tentara Kamis (29/2/2024), di tengah kekhawatiran tentara mengalami gangguan stres pasca-trauma akibat perang Gaza.

Pusat kesehatan mental yang baru akan mencakup sebuah klinik untuk mengobati PTSD di kalangan tentara, kata pihak militer.

Pada tanggal 2 Februari 2024, Yekhiel Levechitz, kepala departemen klinis penyakit mental angkatan darat, mengatakan sekitar 3.000 tentara telah diperiksa oleh para ahli kesehatan mental sejak 7 Oktober. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)