PHR dan SKK Migas Dukung Pelestarian Budaya Riau Melalui Sponsorship Penerbitan Buku Pantun

datariau.com
81 view
PHR dan SKK Migas Dukung Pelestarian Budaya Riau Melalui Sponsorship Penerbitan Buku Pantun

ROKAN HILIR, datariau.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama SKK Migas secara simbolis menyerahkan bantuan sponsorship pengadaan buku kepada Ketua Lembaga Tepak Sirih Kabupaten Rokan Hilir, Muhammad Sarbaini, yang lebih dikenal dengan sapaan Rahmat Pantun. Bantuan senilai Rp5.000.000 tersebut diberikan untuk mendukung penerbitan karya literatur lokal sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya daerah.

Bantuan sponsorship tersebut dialokasikan khusus untuk pengadaan buku berjudul Pesona Riau dalam Rima, sebuah karya yang memuat kumpulan pantun promosi wisata dan budaya Riau. Buku tersebut ditulis langsung oleh Rahmat Pantun sebagai bentuk kontribusi dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya takbenda di Provinsi Riau.

Penyerahan bantuan ini menjadi salah satu bentuk dukungan nyata PT Pertamina Hulu Rokan dan SKK Migas terhadap pengembangan literasi sekaligus pelestarian budaya lokal di wilayah operasional perusahaan.

Baca juga:Festival Kampung Literasi 2026 Segera Digelar, Lembaga Tepak Sirih Teken Kerja Sama dengan Badan Bahasa


Menanggapi dukungan tersebut, Muhammad Sarbaini menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada PT Pertamina Hulu Rokan dan SKK Migas atas kepedulian yang diberikan kepada para pegiat budaya di daerah.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas kepedulian yang ditunjukkan oleh PT Pertamina Hulu Rokan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PHR dan SKK Migas atas bantuan sponsorship ini," ujar Rahmat Pantun usai menerima penyerahan bantuan secara simbolis.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi dorongan dan motivasi bagi para pelaku seni dan budaya di Kabupaten Rokan Hilir untuk terus berkarya dan melestarikan identitas budaya Melayu Riau.

Baca juga: Lembaga Tepak Sirih Lolos Seleksi Bantuan Literasi Kementerian Pendidikan 2026


Rahmat Pantun menjelaskan, melalui buku *Pesona Riau dalam Rima*, dirinya berharap kekayaan potensi wisata serta keindahan budaya lokal Riau dapat dikenal lebih luas, tidak hanya oleh masyarakat setempat tetapi juga oleh generasi muda dan masyarakat di luar daerah. Penyampaian pesan melalui pantun, menurutnya, menjadi media yang efektif untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya secara menarik dan berkarakter.

"Melalui untaian bait pantun yang khas, kami berharap masyarakat semakin mengenal pesona wisata dan kekayaan budaya Riau. Ini juga menjadi upaya untuk menjaga agar tradisi berpantun tetap hidup di tengah perkembangan zaman," katanya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)