Advertorial Pemkab Kampar

Penurunan Stunting, Pemkab Kampar Anggarkan Rp4,2 Miliar Untuk Ketersediaan Air Bersih

datariau.com
750 view
Penurunan Stunting, Pemkab Kampar Anggarkan Rp4,2 Miliar Untuk Ketersediaan Air Bersih
Foto: Diskominfo Kampar
Rakor membahas optimalisasi pemenuhan pelayanan dasar kepada masyarakat oleh PKK, melalui penyediaan air bersih, dilaksanakan di Aula Balai Serindit, Jumat (20/9/2024).

PEKANBARU, datariau.com - Dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk membahas optimalisasi pemenuhan pelayanan dasar kepada masyarakat oleh PKK, khususnya melalui penyediaan air bersih. Rapat tersebut dilaksanakan di Aula Balai Serindit, Jumat (20/9/2024).

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas PMD, BAPPEDA, PUPR, beserta seluruh yang terkait dalam memperkuat sinergi antara program PKK dengan kebijakan pemerintah dalam penurunan stunting.

Dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Riau Rahman Hadi didampingi Pj Ketua TP-PKK Provinsi Riau Zuliana Rahman Hadi, beserta Sekretaris Dirjen PMD Dr Paudah MSi beserta Kepala Dinas PMD Provinsi Riau Djoko Edi.

Dalam rapat tersebut Pj Gubernur Riau menyampaikan pentingnya ketersediaan air bersih sebagai bagian integral dari upaya penurunan stunting. Akses air bersih yang baik berdampak langsung pada kesehatan ibu dan anak, terutama dalam memastikan kebersihan dan sanitasi yang memadai di lingkungan rumah tangga.



Air bersih berperan penting dalam mencegah penyakit yang dapat memengaruhi pertumbuhan anak, seperti diare dan infeksi saluran pencernaan, yang merupakan salah satu penyebab utama stunting.

Selama rapat, dibahas pula program-program kolaboratif antara PKK dan instansi terkait, termasuk pengadaan infrastruktur air bersih di wilayah-wilayah rawan stunting, terutama di daerah pedesaan dan terpencil.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar bersama TP-PKK berencana untuk membangun fasilitas-fasilitas air bersih di beberapa desa.

Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK menekankan bahwa penurunan stunting tidak hanya bergantung pada asupan gizi yang baik, tetapi juga pada lingkungan yang sehat, termasuk air bersih.

Dalam kesempatan tersebut, juga dibahas evaluasi terhadap capaian program sebelumnya, beberapa daerah berhasil menurunkan angka stunting berkat adanya program integrasi antara pelayanan kesehatan, penyediaan air bersih, dan edukasi masyarakat yang berkelanjutan.

Untuk ketersediaan air bersih di Kabupaten Kampar untuk di Tahun Anggaran 2024 dianggarkan sebanyak Rp4,2 milyar, untuk Pamsimas dianggarkan sebanyak Rp3,2 milyar di 8 Desa.

Selanjutnya terkait Pamsimas terdapat 190 Unit yang telah dibangun di Kabupaten Kampar. (kmf)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)