TELUK KUANTAN, datariau.com - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tetap berlangsung sesuai jadwal di tengah berkembangnya berbagai informasi mengenai dugaan aktivitas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di daerah tersebut.
Perhelatan akbar syiar Islam tingkat Provinsi Riau yang dipusatkan di Teluk Kuantan itu dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, mulai 26 Juni hingga 3 Juli 2026. Sebanyak 816 peserta dari 12 kabupaten/kota se-Riau ambil bagian dalam berbagai cabang perlombaan Al-Qur'an yang dipusatkan di sejumlah arena musabaqah di Kabupaten Kuantan Singingi.
Rangkaian MTQ telah dimulai sejak Jumat (26/6/2026) melalui pelaksanaan malam ta'aruf, pelantikan dewan hakim, penerimaan kafilah, serta berbagai agenda pendukung. Keesokan harinya, Sabtu (27/6/2026), dilaksanakan Pawai Ta'aruf yang diikuti seluruh kafilah kabupaten/kota se-Riau sebelum malam pembukaan resmi MTQ Ke-44 Tingkat Provinsi Riau.
Pembukaan MTQ yang digelar di Astaka Utama Teluk Kuantan pada Sabtu malam berlangsung meriah dan dibuka secara virtual oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar. Pembukaan turut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Riau, kepala daerah se-Riau, unsur Forkopimda, serta ribuan masyarakat yang memadati arena utama.
Baca juga:Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ ke-44 Riau di Kuansing, Meriahkan Syiar Islam dan Budaya Melayu
Memasuki hari keempat pelaksanaan, Selasa (30/6/2026), seluruh cabang perlombaan MTQ tetap berlangsung sesuai agenda yang telah ditetapkan panitia. Berbagai kegiatan pendukung, termasuk final Pacu Jalur Rayon II yang menjadi bagian dari kemeriahan MTQ tahun ini, juga tetap digelar dan dihadiri masyarakat. Malam penutupan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau sendiri dijadwalkan berlangsung pada Jumat (3/7/2026).
Namun, absennya sejumlah pimpinan daerah dalam beberapa agenda MTQ belakangan menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, Bupati Kuansing H. Suhardiman Amby dan Ketua DPRD Kuansing Juprizal selama ini dikenal hampir tidak pernah absen menghadiri agenda-agenda besar daerah, termasuk malam final berbagai perlombaan dan kegiatan kebudayaan.
Baca juga:BREAKING NEWS: Operasi KPK di Kuansing, Bupati Suhardiman Amby Dikabarkan Diperiksa
Padahal, dua hari sebelumnya, Bupati Suhardiman Amby masih membuka secara resmi MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau serta mengikuti rangkaian Pawai Ta'aruf bersama para kepala daerah se-Riau sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kuansing dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ tahun ini.
Kedatangan KPK di Kuansing
Kabar kedatangan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, pada Senin (29/6/2026), masih menyisakan banyak tanda tanya. Di tengah beredarnya informasi mengenai dugaan operasi KPK, sejumlah media online Riau justru mengalami kesulitan melakukan konfirmasi kepada pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing karena nomor telepon mereka diketahui telah berganti dan tidak lagi dapat dihubungi.
Hingga Selasa (30/6/2026), KPK belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kegiatan yang dilakukan di Kuansing. Lembaga antirasuah itu juga belum mengonfirmasi apakah benar terdapat operasi tangkap tangan maupun siapa saja pihak yang diamankan.
Baca juga:Heboh Kabar KPK Berada di Kuansing, Begini Aktivitas di Rumah Dinas Sekda dan Polres
Situasi tersebut membuat berbagai informasi yang beredar di masyarakat masih sebatas kabar yang belum memperoleh kepastian dari pihak berwenang.