Pasangan ABG Diperas, Kemudian Tersangka Rudapaksa si Gadis

Samsul
632 view
Pasangan ABG Diperas, Kemudian Tersangka Rudapaksa si Gadis
Tersangka betsama barang

LANGSA, datariau.com - Sepasang ABG digerebek saat pacaran, ehh malah wanitanya diperkosa oleh tersangka pelaku penggerebek di areal perkebunan sawit PT Timbang Langsa, Desa Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baro.

Sebelum diringkus tersangka pelaku berinisial AR (28) warga Desa Geudubang sempat melakukan rudapaksa, sementara silelaki pasangan itu diperas dan di ikat di batang sawit, Ahad (12/12/2021).

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, melalui Kasatreskrim, Iptu Krisna Nanda Aufa, mengatakan, Rabu (15/12/2021), kejadian itu berawal dimana personel Reskrim Polres Langsa menerima laporan tersebut dari Polsek Langsa Barat, adanya pelaku Tindak Pidana Pemerkosaan.

?Sedang pelaku terlebih dahulu telah mengunjungi Satpam PT Timbang Langsa, dan diserahkan ke Polsek Langsa Barat. Kemudian anggota Resmob menangkap tersangka di Polsek Langsa Barat,? ujar Kasat.

Awalnya tersangka pelaku ada melihat insan manusia sedang di kawasan sawitan Kebun Timbang Langsa.

Melihat pasangan itu pergi dengan sepeda motornya, lalu pelaku mengejar dan menyuruh pasangan tersebut untuk turun dari sepeda motor.

Selanjutnya tersangka menggiring dan mengikat si lelaki di pohon sawit serta meminta uang Rp.500 ribu.

Akan tetapi lelaki itu tidak memiliki uang sebanyak itu hanya memiliki uang sebesar Rp. 35 ribu dan diserahkan kepada tersangka.

Entah setan apa yang merasuki tersangka, kemudian membawa gadis ke satu lokasi dan dirudapaksa, dengan ancaman jika korban akan dibunuh.

Setelah melakukan aksi bejadnya, lalu pergi meninggalkan lokasi tersebut, namun tersangka pada hari itu juga ditangkap oleh satpam PT Timbang Langsa.

Selanjutnya Satpam PT Timbang Langsa berkoordinasi dan menyerahkan pelaku ke Polsek Langsa Barat.

"Atas perbuatannya, selanjutnya pelaku dan barang bukti yang dibawa ke Polres Langsa guna dilakukan proses lebih lanjut," pungkas Kasat. (esy).

Penulis
: Edi Syaripuddin
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)