Omicron Akan Datang, Bupati Kampar Telah Siapkan Berbagai Antisipasi

datariau.com
656 view
Omicron Akan Datang, Bupati Kampar Telah Siapkan Berbagai Antisipasi

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Pendemi Covid-19 belum berakhir bahkan telah muncul pula varian baru Omicron, gelombang Omicron akan datang, ini melihat perkembangan dan data yang masuk bahwa Omicron telah masuk Indonesia.

"Oleh sebab itu kita harus waspada terhadap masuknya gelombang Omicron di Indonesia, kami menghimbau kepada seluruh Kementerian lembaga termasuk para gubernur, bupati untuk dapat memjnimalisir terhadap penyebaran Omicron di Indonesia," kata Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat melakukan rapat koordinasi dengan seluruh kepala daerah melalui Teleconference, Senin (7/2/2022).

"Pesan saya hanya dua, sukseskan vaksinasi dan laksanakan protokol kesehatan terutama terhadap pemakaian masker," kata Presiden Jokowi.

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH yang mengikuti teleconference dari Kantor Bupati Kampar di Bangkinang menyatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar siap untuk menyukseskan pelaksnaan Vaksinasi khususnya Vaksinasi bagi Lansia dan anak-anak.

"Pemerintah Kabupaten Kampar terus menggesa pelaksnaan Vaksinasi di Kabupaten Kampar, bahkan kita setiap malam melakukan pamantauan melalui teleconference dengan Camat, Kapus dan Forkopimcam untuk melakukan pengaupdetan Vaksinasi," kata Catur Sugeng yang didampingi oleh Sekda Kampar Drs Yusri MSi, dan mewakili Forkopimda Kampar, Instansi terkait dan Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Kampar Yuricho Efril SSTP.

"Insyaallah kita telah melakukan antisipasi terhadap isolasi mandiri terpadu melalui Puskesmas rawat inap, Ruang Rawat Inap RSUD bahkan kita juga memiliki Stanum jika gelombang Omicron datang, walau dengan gejala yang kecil namun cepat menyebar dan tingkat penyembuhan yang cepat," lanjut Bupati Kampar.

"Untuk penerapan protokol kesehatan terutama pemakaian masker terus kita lakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat," tutup Catur Sugeng Susanto SH MH. (das/kmf)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)