Mengawal Upaya PSI Untuk Lolos ke Senayan Tanpa Kecurangan

ranialvira
1.086 view
Mengawal Upaya PSI Untuk Lolos ke Senayan Tanpa Kecurangan
Foto: antaranews.com
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep (tengah).

DATARIAU.COM - Partai Solidaritas Indonesia adalah partai politik di Indonesia yang didirikan pasca Pemilu tahun 2014. Partai ini diketuai oleh Kaesang Pangarep sejak 25 September 2023. Partai ini cenderung mengambil target partisipan kalangan anak muda, perempuan, dan lintas agama.

Analis sosial politik, Karyono Wibowo mengatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan seluruh lembaga survei wajib diaudit apabila perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mencapai ambang batas parlemen 4 persen atau lolos ke Senayan. Menurutnya hal itu diperlukan untuk menjamin kredibelitas lembaga tersebut.

Karyono menyebut apabila PSI mendapatkan suara di atas empat persen maka patut diduga ada yang tidak beres dari perbedaan data baik itu dari lembaga survei atau KPU.

"Jika nanti benar terjadi suara PSI mencapai ambang batas 4 persen maka bisa menimbulkan kekacauan dan rakyat tidak percaya kepada lembaga survei dan KPU," ujar Karyono dikutip dari okezone.com Ahad (3/3/2024).

Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute itu menyebut hasil hitung cepat selalu presisi dengan hasil hitung KPU. Artinya selisih antara kedua hasil itu sangat tipis dengan angka maksimal satu persen.

"Perolehan suara PSI versi quick count paling tinggi 2,8, katakanlah naik 1 persen itu baru 3,8 persen jadi tidak sampai 4 persen", kata Karyono.

Karyono menyebut lonjakan suara PSI sangat tidak lazim meskipun belum menembus angka empat persen. Namun pola kenaikan suara itu tidak lazim jika melihat data yang telah masuk ke KPU sebanyak 65 persen.

"Tetapi, jika melihat pola loncatnya tidak lazim karena data masuk ke data realcount KPU sudah mencapai 65, 80 persen", ungkapnya.

Ia pun menilai wajar apabila banyak pihak yang mempertanyakan lonjakan suara PSI meskipun hal itu bisa dijelaskan bahwa hal itu terjadi karena ada kumulatif masuknya suara dari TPS yang menjadi basis pendukung PSI ke dalam tabulasi Sirekap.

Sebagai informasi, hingga Ahad (3/3/2024) pukul 20.00 WIB, berdasarkan hasil hitung KPU melalui laman pemilu2024.kpu.go.id PSI memperoleh suara sebanyak 3,13 persen. PSI dipilih sebanyak 2.403.483 orang.

Sebelumnya politisi PSI, Cheryl Tanzil merespons dugaan tuduhan curang dari sejumlah pihak dan menyebut PSI menang atau kalah tetap dibully.

"Kita kan negara demokrasi ya, setiap orang bebas berekspresi. Tapi hati-hati, kalau teriak curang dan menuduh PSI tapi tidak bisa membuktikan secara hukum. Karena kami pun sangat terbuka kalau memang ada kecurangan silakan laporan kita ada mekanisme ada Bawaslu ya, silahkan aja," kata Cheryl, Sabtu 2 Maret 2024.

"Saya rasa ini ironis sekali partai kami ya, karena apapun yang terjadi pada partai kami, kami tetap dibully. Misalnya, kalau partai kami menang, kami akan dibilang curang karena partai yang pemilu sebelumnya tidak menang lalu sekarang menang, dibilang curang. Lalu kalau kami kalah kami dibully juga bahwa Kaesang itu tidak berpengaruh. Jadi apapun itu ya kami sudah siap. Ini bagian dari berjuang untuk demokrasi," ujarnya.

PSI Tetap Optimis Lolos ke Senayan, Akan Terus Kawal Suara

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan tetap optimis lolos ke Senayan karena hasil sejumlah survei sebelum Pemilu menunjukkan elektabilitas di atas 4 persen.

"Bahkan, survei lembaga riset media terkemuka menyebut elektabilitas PSI 4,4% tapi survei ini tidak dirilis. Ini semua memperlihatkan PSI sangat mungkin lolos ke Senayan," kata Ketua DPP dan Juru Bicara PSI, Dedek Prayudi, dalam keterangannya dikutip dari liputan6.com Jumat (23/2/2024).

Hasil quick count Pemilu 2024 juga menyebut angka 2,9 sampai 3% dengan margin of error 1-1,5%. Artinya, PSI tetap berpeluang masuk parlemen pusat.

Berdasarkan keyakinan itu, DPP PSI menginstruksikan seluruh pengurus, caleg, dan kader untuk mengawal ketat perhitungan suara di semua tingkatan.

"Kami kawal terus di semua tingkatan. Karena, dari temuan di lapangan, ada cukup banyak human error. Misalnya, dalam kolom batang lidi, tertulis 35 suara tapi saat dicatat hanya 25 suara. Juga ada perbedaan di C1 dengan hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan," ungkap Dedek.

Kesalahan semacam itu, kata dia, diyakini terjadi di banyak tempat. Sangat mungkin dipicu kelelahan para petugas. Dari pemantauan di lapangan juga ditemukan dugaan bahwa raihan suara PSI akan lebih banyak dibandingkan suara para caleg.

"Menurut kami, ini adalah efek dari kehadiran Mas Kaesang di PSI," kata Dedek.

Kata Jokowi soal Kemungkinan PSI Gagal Masuk Parlemen di Pemilu 2024

Presiden Joko Widodo atau Jokowi enggan menanggapi soal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang gagal masuk parlemen dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Hal ini dikarenakan perolehan suara PSI tak melampaui ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4 persen.

Berdadarkan data real count Komisi Pemilihan Umum (KPU), perolehan suara PSI saat ini hanya sebesar 2,51 persen. Data ini didapat dari 58,95 persen suara masuk per Selasa (20/2/2024) pukul 18.00 WIB.

"Tanyakan kepada PSI," kata Jokowi kepada wartawan di Ecovention Hall, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (20/2/2024).

Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) PSI Kaesang Pangarep mengaku optimistis partainya bisa lolos DPR atau ke Senayan pada Pemilu 2024, meski dari hasil hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei tidak tembus 4 persen yang merupakan ambang batas parlemen.

“Balik lagi kita harus menunggu hasil lengkap dari rekapitulasi dari KPU. Kita juga kan sekarang masih proses, jadi kita tunggu,” kata Kaesang kepada awak media di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Jumat (16/2/2024).

Sebab dari hasil quick count sejumlah lembaga survei rata-rata hanya menempatkan perolehan suara PSI dalam perebutan legislatif DPR RI di angka 2,9 persen, masih jauh dari ambang batas 4 persen parlemen.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)