LAGI! Baznas Siak Terima Kunker Rombongan dari Kabupaten Sarolangon Jambi

Hermansyah
112 view
LAGI! Baznas Siak Terima Kunker Rombongan dari Kabupaten Sarolangon Jambi
Baznas Siak terima kunjungan kerja Baznas Sarolangon Jambi.

SIAK, datariau.com - Dalam rangka meningkatkan dan memaksimalkan pengumpulan zakat, Baznas Kabupaten Sarolangon Provinsi Jambi kunjungan Kerja ke Baznas Siak. Dimana kunker ini juga di sambut baik oleh Ketua H Abdul Rasyid Suharto dan Komisioner Baznas Siak berlangsung di aula kantor Baznas Siak, Jumat (9/7/2021).

Kunker Komisioner Baznas Kabupaten Sarolagon Jambi ini disamping mempererat silaturrahmi dengan Baznas Siak, dan yang terpenting sekali bertujuan ingin belajar sistem pengumpulan zakat terutama masalah pemotongan zakat penghasilan dari para ASN yang ada di lingkungan Pemkab Sarolangon.

Ketua Baznaz Sarolangon Ahmad Zidan di dampingi Komisioner serta Kabag Kesra Pemkab Sarolangon H Azra'i mengatakan bahwa mereka merasa terpanggil untuk datang belajar di Baznas Siak.

"Karena Baznas Siak telah menuai bermacam prestasi, baik itu prestasi pengumpulan, pendayagunaan zakat serta laporan keuangan terbaik di Indonesia tahun 2020 lalu," ujarnya.

Disamping itu, kata Ahmad Zidan, Baznas Siak telah menjalin kerjasama yang baik dengan Pemkab maupun pihak swasta dalam rangka menjalankan program kerja Baznas Siak. Maka sebab itu, kami dari Baznas Sarolangon datang berkunjung ke Siak ingin mengetahui langsung Baznas Siak.

"Kami berharap kepada Baznas Siak agar mau memberikan ilmunya dan saling shering informasi kepada kami," imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Baznas Siak H Abdul Rasyid Suharto Pua Upa menyampaikan, bahwa keberhasilan Baznas Siak di dalam melakukan pemotongan zakat ASN di wilayah Pemkab Siak dan berhasil meraih prestasi terutama tentang Pelaporan Keuangan Terbaik di Indonesia.

Tentunya ini berkat dukungan Pemimpin Negeri Istana Siak (Bupati Siak) serta dukungan para dari ustadz yang ada di wilayah Kabupaten Siak.

Dikatakan Rasyid, setiap lembaga Baznas yang ada, pasti ada kelebihan dan ada kekurangan. "Maka dari itu, kita perlu sharing dan saling berbagi, terutama dalam pengembangan dan kebangkitan zakat kedepannya," pungkasnya.(*)

Sumber
: Datariau.com