Heboh, Dua Santriwati Mengaku Diculik dan Diperkosa, Ini Kata Polisi

Ruslan
1.470 view
Heboh, Dua Santriwati Mengaku Diculik dan Diperkosa, Ini Kata Polisi

DATARIAU.COM - Dua santriwati mengaku menjadi korban penculikan dan pemerkosaan lalu dibuang di wilayah Kecamatan Wangon, Kab. Banyumas, Jumat (21/1) lalu.

Santriwati berinisial H (14 tahun) dan R (14 tahun) mengaku menjadi korban penculikan saat mereka sedang membeli jajan di belakang pondok pesantren mereka yang berada di wilayah Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas.

Kasat Reskrim Kompol Berry, S.T., S.I.K., mengatakan untuk mendalami pengakuan dari kedua santriwati tersebut, Kanit Perempuan Dan Perlindungan Anak (PPA) melaksanakan konseling kepada kedua santriwati.

Setelah dilakukan pendekatan dan konseling oleh Kanit PPA Sat Reskrim Polresta Banyumas Ipda Metri Zul Utami, kedua santriwati tersebut akhirnya mengakui mereka hanya kabur karena tak betah di pesantren.

"Jadi dapat dipastikan, kabar penculikan dan pemerkosaan dua orang santriwati merupakan perkataan bohong," ujar Kompol Berry, Rabu (26/1).

Kompol Berry menjelaskan, kedua santri asal Subang dan Jakarta Timur tersebut merupakan santriwati kelas 1 SMP yang baru masuk Juli 2021. Keduanya kabur pada Kamis ( 20/1) sekitar jam 10.00 WIB lewat pintu belakang sekolah.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)