Hari Pertama Sekolah, DPRD Pekanbaru Ingatkan Sekolah Bebas Bullying dan Ramah bagi Siswa Baru

datariau.com
66 view
Hari Pertama Sekolah, DPRD Pekanbaru Ingatkan Sekolah Bebas Bullying dan Ramah bagi Siswa Baru
Foto: Endi
Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Putri Varadina.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Putri Varadina, mengingatkan seluruh satuan pendidikan di Kota Pekanbaru agar menjadikan hari pertama masuk sekolah sebagai momen yang menyenangkan bagi seluruh peserta didik, terutama siswa baru. Ia menegaskan, lingkungan sekolah harus terbebas dari segala bentuk perundungan (bullying), baik yang dilakukan antarsiswa maupun oleh tenaga pendidik.

Menurut Putri, kesan pertama saat memasuki lingkungan sekolah akan menjadi pengalaman yang membekas bagi setiap anak. Oleh karena itu, sekolah dituntut menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan ramah sehingga para siswa dapat beradaptasi dengan baik pada awal tahun ajaran baru.

"Di hari pertama sekolah ini kita harapkan memberikan kesan-kesan yang baik, terutama bagi murid baru. Jangan sampai ada pembullyan di sekolah, baik antar teman maupun dari pihak pendidik, dari guru-guru," kata Putri, Senin (13/7/2026).

Baca juga:Komisi III Apresiasi Disdik Pekanbaru Larang Sekolah Jualan LKS


Politisi Partai Golkar itu juga menekankan pentingnya peran guru sebagai teladan dalam membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya diperoleh melalui materi pelajaran di kelas, tetapi juga melalui sikap, perilaku, dan keteladanan yang ditunjukkan para pendidik dalam keseharian.

Ia mengatakan, apabila terdapat siswa yang perlu mendapatkan pembinaan atau tindakan disiplin, maka proses tersebut harus dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku di lingkungan sekolah, tanpa mengedepankan tindakan yang bersifat intimidatif ataupun merendahkan martabat anak.

"Tentunya dari guru kita harapkan bisa memberikan contoh yang terbaik kepada anak-anak. Kalau memang ada anak yang perlu didisiplinkan, disiplinkan sesuai aturan yang berlaku di sekolah," ujarnya.

Baca juga:Komisi III dan Disdik Pekanbaru Sepakat Tidak Boleh Ada Lagi Penjualan Buku LKS, Apapun Modusnya Harus Diungkap!


Putri menilai sekolah memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Karena itu, lembaga pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai akhlak, kedisiplinan, rasa saling menghormati, dan kepedulian terhadap sesama.

"Yang kita harapkan, sekolah menjadi lembaga yang mampu membentuk karakter anak-anak yang berbudi luhur. Mereka inilah yang nantinya akan meneruskan perjuangan bangsa dan negara di masa depan," sebutnya.

Lebih lanjut, Putri mengingatkan bahwa perilaku bullying tidak boleh dianggap sebagai hal yang lumrah atau sekadar candaan di lingkungan sekolah. Menurutnya, kebiasaan melakukan perundungan sejak usia dini dapat memberikan dampak negatif terhadap pembentukan karakter anak hingga dewasa.

Baca juga:Putri Varadina: Peran Orang Tua Membimbing Anak Selama Ramadan Sangat Penting


Karena itu, ia mengajak seluruh pihak, mulai dari pihak sekolah, guru, orang tua, hingga para siswa, untuk bersama-sama menciptakan budaya sekolah yang menghargai perbedaan, mengedepankan empati, dan menjunjung tinggi rasa saling menghormati.

"Kalau dari kecil mereka sudah terbiasa membully, tentu karakternya tidak akan baik ketika dewasa nanti. Karena itu, mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai," tutupnya.

Momentum dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, menurut Putri, harus menjadi langkah awal bagi seluruh sekolah di Pekanbaru untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, bebas kekerasan, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. Dengan demikian, siswa dapat belajar dengan tenang sekaligus berkembang menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia. (end)

Baca juga:Reses Putri Varadina di Tangkerang Selatan, Warga Mengeluh Soal Layanan Kesehatan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)