Gara-gara Kritik Ma'ruf dan Puan, Akun Instagram BEM Unnes Hilang dan Dipanggil Rektorat

datariau.com
2.262 view
Gara-gara Kritik Ma'ruf dan Puan, Akun Instagram BEM Unnes Hilang dan Dipanggil Rektorat

Rektor Unnes soal BEM Kritik Ma'ruf-Puan: Kami Ajarkan Mahasiswa untuk Cerdas

Fathur Rokhman akhirnya buka suara kritik BEM Unnes kepada Ma'ruf dan Puan. Fathur mengatakan kampusnya selalu mengajarkan mahasiswa untuk cerdas, berkarakter. Termasuk dalam berliterasi digital yang cerdas dan menjunjung etika.

"Unnes selalu mengajarkan mahasiswa untuk cerdas, dan berkarakter termasuk dalam berliterasi digital yang cerdas dan menjunjung etika," ujar Fathur.

"Saat ini menjadi perjuangan yang berat apalagi dengan situasi perkuliahan daring," lanjut Fathur.

Fathur saat ditanya apakah benar, dia memanggil Ketua BEM Unnes Wahyu Suryono Pratama terkait kritik itu, dia hanya menjawab, "Kami fokus penangan dosen, tendik (tenaga pendidik) dan mahasiswa yang terpapar COVID-19," kata dia.


Fathur Rokhman menyesalkan kejadian ini. Menurut Fathur, unggahan itu di luar kendali kampusnya.

Dirinya mengaku rektorat telah sekuat tenaga mengajarkan kepada mahasiswa bagaimana etika di media sosial.

"Saat ini menjadi perjuangan yang berat apalagi dengan situasi perkuliahan daring," ujar Fathur.

Ketika disinggung adakah sanksi yang akan dikenakan terhadap presiden dan anggota BEM Unnes terkait unggahannya itu, Fathur menyatakan tidak.

"Saya bersyukur dan bangga dengan kesadaran mereka menurunkan unggahan. Jadi masalah sudah selesai," tegas dia.

Fathur menganggap BEM Unnes sudah menurunkan unggahan poster di media sosial. Khususnya di Instagram dan Twitter. Padahal di akun Instagram @bemkmunnes hilang.

Source: Kumparan.com

Halaman :

Warning: Undefined variable $max_pages in /home/u572801051/domains/datariau.com/public_html/theme/detail.php on line 253

Warning: Undefined variable $max_pages in /home/u572801051/domains/datariau.com/public_html/theme/detail.php on line 253
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)