SMM PANEL INDO

DKPP dan APKASINDO Rohil Gelar Sosialisasi Sertifikasi ISPO, Dorong Kualitas dan Produksi TBS

Samsul
46 view
DKPP dan APKASINDO Rohil Gelar Sosialisasi Sertifikasi ISPO, Dorong Kualitas dan Produksi TBS
BAGAN BATU, datariau.com-Upaya meningkatkan kualitas dan produktivitas petani kelapa sawit terus didorong di Kabupaten Rokan Hilir. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Rohil bersama DPD APKASINDO Rohil menggelar sosialisasi dan implementasi sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi koperasi dan kelompok tani.

Kegiatan yang berlangsung selama dua minggu di Aula Ballroom Suzuya Bagan Batu tersebut ditutup dengan kegiatan APKASINDO Award, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan dihadiri Asisten I Setdakab Rohil Rahmatul Zamri, Kepala DKPP Rohil Cicik Mawardi Athar AP MSi, Ketua DPD APKASINDO Rohil Tomi Evo Sihombing, Kanit Binmas Polsek Bagan Sinembah Iptu Simangkir, para penghulu, kelompok tani, KUD, manajemen perbankan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan serta para petani sawit.

Ketua panitia sekaligus Sekretaris DPD APKASINDO Rohil, Esron Manalu, mengatakan sosialisasi dan implementasi sertifikasi ISPO tersebut merupakan hasil kerja sama DPD APKASINDO Rohil dengan DKPP Rohil.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Rohil atas dukungan dan supportnya,” ujar Esron.

Menurut Esron, kegiatan tersebut merupakan sosialisasi dan implementasi sertifikasi ISPO yang pertama kali dilaksanakan DPD APKASINDO bersama DKPP Rohil. Kegiatan itu bertujuan mendorong peningkatan kualitas dan produksi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit sekaligus meningkatkan nilai jual hasil perkebunan petani.

“Yang terpenting juga adalah meningkatkan SDM petani sawit agar bisa lebih maju dan sejahtera serta memiliki lisensi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD APKASINDO Rohil Tomi Evo Sihombing mengatakan petani kelapa sawit di Rohil, khususnya petani yang mengikuti Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), perlu memiliki sertifikasi ISPO.

Menurutnya, penerapan ISPO berkaitan dengan prinsip keberlanjutan, ramah lingkungan dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

“Tujuan implementasi ISPO ini adalah untuk menaikkan produktivitas dan nilai jual harga TBS,” kata Tomi.

Tomi menyebutkan, wilayah dengan pelaksanaan Program PSR yang besar di Rokan Hilir berada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Bagan Sinembah, Balai Jaya dan Bagan Sinembah Raya (Basira).

Namun demikian, ia juga menyoroti adanya persoalan terkait lahan petani sawit yang telah bersertifikat tetapi masuk dalam kawasan tertentu. Di antaranya berada di wilayah Panca Mukti, Sukajadi, Bagan Sapta Permai, Bhayangkara dan Makmur Jaya.
Penulis
: Samsul
Tag:Rohil
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)