Diduga Arus Pendek Listrik Jadi Penyebab Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang

Ruslan
1.433 view
Diduga Arus Pendek Listrik Jadi Penyebab Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang
Ilustrasi (Foto: Internet)

DATARIAU.COM - Aparat kepolisian saat ini tengah melakukan pengamanan dan olah TKP Lapas Kelas I Tangerang yang terbakar hingga menyebabkan 41 orang meninggal dunia. Polisi menduga kebakaran akibat arus pendek listrik.

Kebakaran lapas Kelas I Tangerang terjadi pada Rabu 8 September 2021 pada pukul 02.30 WIB. Api sudah berhasil dipadamkan pada pukul 04.00 WIB. Situasi di lapas saat ini sudah kondusif.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Fadil Imran, mengatakan kebakaran terjadi di blok C Lapas Kelas I Tangerang. Aparat kepolisian saat ini telah dikerahkan untuk melakukan olah TKP.

"Kami menduga akibat arus pendek. Aparat polisi tengah melakukan olah TKP," kata kepada tvOne, Rabu 8 September 2021.

Dalam insiden kebakaran ini selain 41 orang tewas, sebanyak 8 orang terluka dan sudah dibawa ke rumah sakit kota Tangerang. Sedangkan ratusan warga binaan lapas yang selamat telah dievakuasi.

Berdasarkan informasi dari Petugas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang, Sugiyono, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 02.30 WIB, Rabu 8 September 2021. Menurut Sugiyono, saat menerima laporan, api yang membakar lapas yang berlokasi di Jalan Veteran No 2, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang tersebut sudah membesar.

Kemudian Dinas Pemadam Kebakaran kemudian mengerahkan satu regu yang berjumlah 20 personel untuk memadamkan api. Seluruh unit mobil pemadam kebakaran yang ada di Kota Tangerang juga dikirim ke lokasi untuk mengendalikan si jago merah.

Hingga pagi ini, para petugas masih berupaya mendinginkan tempat kejadian perkara. Api sudah dipadamkan hanya bagian-bagian atas yang mengepul.

Kondisi sudah kondusif dan dilakukan pengamanan. Setidaknya 80 personel aparat kepolisian dikerahkan untuk mengamankan lapas untuk dilakukan penyelidikan penyebab kebakaran. (*)

Source: viva.co.id

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)