PEKANBARU, datariau.com - Komunitas otomotif Barisan Sigra Calya (BASIC) Chapter Pekanbaru resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode 2026-2028. Dalam struktur kepengurusan yang telah ditetapkan, Denni France dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua BASIC Chapter Pekanbaru, didampingi Budi sebagai Wakil Ketua.
Penunjukan tersebut disambut antusias oleh seluruh anggota komunitas. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa BASIC Chapter Pekanbaru semakin maju, solid, dan berkembang, sekaligus memperkuat tali persaudaraan serta kebersamaan di antara seluruh anggota.
Denni France yang dikenal memiliki latar belakang sebagai fotografer dan wartawan, mengungkapkan komitmennya untuk membawa BASIC Chapter Pekanbaru tidak hanya dikenal sebagai komunitas otomotif, tetapi juga sebagai organisasi yang aktif memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.
"Kami ingin BASIC bukan sekadar komunitas pecinta mobil Sigra dan Calya, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi, kebersamaan, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Pekanbaru melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan," ujar Denni saat diwawancarai, Jumat (3/7/2026).
Baca juga:BASIC Riau dan Astra Daihatsu Sudirman Perkuat Silaturahmi Lewat "Piala Dunia 2026"
Menurut Denni, saat ini jajaran pengurus dan anggota BASIC Chapter Pekanbaru tengah fokus melakukan berbagai agenda silaturahmi dan audiensi dengan sejumlah pihak, baik pemerintah, organisasi sosial, komunitas lain, maupun stakeholder terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk membangun kolaborasi dalam melaksanakan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Saat ini kami sedang fokus melakukan audiensi dan silaturahmi kepada berbagai pihak agar ke depan dapat berkolaborasi dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berdampak positif, khususnya bagi masyarakat Kota Pekanbaru," jelasnya.
Anggota Berasal dari Berbagai Kalangan
Denni menjelaskan, saat ini BASIC Chapter Pekanbaru memiliki 20 anggota aktif yang berasal dari berbagai latar belakang profesi dan kalangan masyarakat. Di antaranya terdapat pengusaha, karyawan swasta, pekerja kantoran, pelaku usaha kreatif, hingga profesi lainnya.
Keberagaman tersebut, menurutnya, menjadi kekuatan utama dalam membangun komunitas yang solid, inklusif, dan saling mendukung satu sama lain.
Baca juga:
Dari Santri Menjadi Pemilik Dua Bengkel: Jalan Panjang Agus Rifai Menjemput Kemandirian
"BASIC adalah rumah bersama. Kami ingin seluruh anggota merasa nyaman, saling menghargai, saling membantu, dan menjaga kekompakan dalam berbagai situasi," katanya.
Bukan Sekadar Komunitas Otomotif
Lebih lanjut, Denni menegaskan bahwa dirinya ingin mengubah paradigma bahwa komunitas otomotif hanya identik dengan kegiatan modifikasi kendaraan atau ajang pamer kendaraan semata.
Ia berharap BASIC Chapter Pekanbaru dapat menjadi komunitas yang memiliki kepedulian sosial tinggi, baik terhadap sesama anggota maupun masyarakat luas.
"Kami ingin menanamkan bahwa komunitas ini bukan hanya soal kendaraan. Ketika ada anggota yang mengalami kendala di jalan, kita harus hadir membantu. Begitu juga ketika masyarakat membutuhkan bantuan sosial, BASIC harus bisa ikut berkontribusi," ungkapnya.
Baca juga:Denni France, Karyawan di Pekanbaru Memiliki Bakat Bidang Fotografi
Berbagai program sosial pun telah dirancang untuk dilaksanakan selama masa kepengurusan periode 2026-2028, mulai dari kegiatan bakti sosial, bantuan kemanusiaan, edukasi keselamatan berkendara, hingga kegiatan kemasyarakatan lainnya yang melibatkan berbagai pihak.