Calon Jamaah Haji Inhil Ini Tidak Setuju BPIH Naik: Ekonomi Lagi Sulit, Ini Sangat Memberatkan

Admin
857 view
Calon Jamaah Haji Inhil Ini Tidak Setuju BPIH Naik: Ekonomi Lagi Sulit, Ini Sangat Memberatkan
Ilustrasi (Foto: Internet)

TEMBILAHAN, datariau.com - Salah seorang warga Inhil yang telah mendaftar sebagai calon jamaah haji beberapa tahun lalu, mengaku sangat keberatan adanya wacana biaya perjalanan ibadah haji (Bpih) tahun 2023 ini akan dinaikkan.

"Saya sangat keberatan, saat ini kondisi ekonomi sedang sulit, apalagi tidak mudah mencari uang sebanyak itu, sekarang harga kelapa tak menentu," kata seorang ibu 5 anak ini, yang mengaku telah mendaftar haji bersama suaminya beberapa tahun lalu, saat berbincang dengan datariau.com, Sabtu (21/1/2023).

Dikatakannya, di Inhil banyak warga yang telah mendaftar sebagai calon jamaah haji dan mereka semua berasal dari berbagai pedesaan, rata-rata mengumpulkan uang untuk menunaikan ibadah haji dari hasil usaha perkebunan kelapa. Jika ada perubahan biaya, maka warga merasa keberatan karena akan menjadi beban bagi mereka.

Seperti diketahui, Kementerian Agama mengusulkan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 2023 sebesar Rp 69 juta atau Rp 69.193.733,60 per jemaah. Usulan disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam rapat kerja antara Kemenag dan Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Kamis (19/1/2023).

Dengan begitu, biaya haji yang diusulkan pemerintah naik hampir dua kali lipat dari tahun lalu yang hanya sebesar Rp 39,8 juta. Lantas, bagaimana rincian biaya haji 2023 yang menjadi usulan Kemenag?

Rincian usulan biaya haji 2023 Melonjak drastis, Kemenag dalam kesempatan yang sama turut memberikan rincian usulan biaya haji 2023.

Dari total Rp 69.193.733,60, biaya haji dari setiap jemaah akan digunakan untuk:

-Biaya penerbangan dari embarkasi ke Arab Saudi (PP): Rp 33.979.784

-Akomodasi Mekkah: Rp 18.768.000

-Akomodasi Madinah: Rp 5.601.840

-Biaya hidup (living cost): Rp 4.080.000

-Visa: Rp 1.224.000

-Paket Layanan Masyair: Rp 5.540.109,60.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)