SMM PANEL INDO

Bursa Kabinet Memanas, Eks Korpus BEM SI Herianto Didorong Jadi Jembatan Pemerintah dan Gen Z

datariau.com
225 view
Bursa Kabinet Memanas, Eks Korpus BEM SI Herianto Didorong Jadi Jembatan Pemerintah dan Gen Z

JAKARTA, datariau.com - Bursa nama untuk mengisi posisi strategis pemerintahan kembali menjadi sorotan. Di tengah dorongan agar generasi muda mendapat ruang lebih besar dalam pemerintahan, nama mantan Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Herianto, ikut mencuat.

Herianto didorong sejumlah pihak untuk mengisi posisi yang berkaitan dengan komunikasi pemerintahan, termasuk Kementerian Bakom RI (Badan Komunikasi) maupun posisi lain di lingkungan kementerian dan lembaga yang berhubungan langsung dengan komunikasi publik Istana.

Dorongan tersebut tidak lepas dari rekam jejak Herianto di lingkungan gerakan mahasiswa. Sebagai mantan Korpus BEM SI, ia pernah berada di tengah dinamika berbagai isu publik serta aspirasi mahasiswa dan masyarakat.

Kondisi tersebut dinilai relevan dengan tantangan komunikasi pemerintah saat ini. Generasi Z semakin aktif menyampaikan pandangan, kritik dan aspirasi melalui ruang digital, sementara pemerintah dituntut mampu menjelaskan kebijakan secara cepat, terbuka dan mudah dipahami.

Nama Herianto Dikaitkan dengan Komunikasi Gen Z


Dorongan terhadap Herianto muncul dengan alasan kebutuhan menghadirkan figur yang memahami karakter komunikasi anak muda.

Komunikasi dengan Gen Z tidak lagi hanya berlangsung melalui konferensi pers maupun saluran resmi pemerintah. Media sosial telah menjadi ruang utama bagi anak muda untuk memperoleh informasi, membentuk opini, menyampaikan kritik hingga merespons kebijakan pemerintah.

Dalam situasi tersebut, figur yang memiliki pengalaman berorganisasi sekaligus pernah bersentuhan langsung dengan dinamika gerakan mahasiswa dinilai dapat mengambil peran sebagai penghubung antara pemerintah dan kelompok muda.

Herianto diharapkan mampu menerjemahkan bahasa birokrasi dan kebijakan pemerintah menjadi komunikasi yang lebih mudah dipahami publik, khususnya anak muda.

Di sisi lain, pengalaman berada di lingkungan gerakan mahasiswa juga diharapkan dapat membuat komunikasi pemerintah tidak berhenti pada penyampaian informasi satu arah.

Aspirasi, kritik dan keresahan masyarakat muda juga diharapkan dapat diteruskan ke pusat pengambilan kebijakan.

Bukan Sekadar Representasi Anak Muda


Dorongan agar Herianto masuk ke jajaran pemerintahan juga membawa ekspektasi yang lebih besar daripada sekadar menghadirkan figur berusia muda.

Jika nantinya dipercaya menduduki posisi strategis di bidang komunikasi, ia diharapkan dapat memainkan peran sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dengan generasi yang sangat aktif di ruang digital.

Tantangan tersebut tidak sederhana. Kecepatan penyebaran informasi di media sosial membuat pemerintah harus mampu merespons isu secara cepat, sekaligus memastikan informasi yang disampaikan tetap akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Figur yang memahami dinamika komunikasi anak muda dinilai dapat membantu memperkecil jarak antara bahasa kebijakan pemerintah dengan bahasa masyarakat.

Namun, hingga kini dorongan terhadap Herianto masih berada pada ranah wacana dan aspirasi sejumlah pihak. Belum ada keputusan resmi mengenai penunjukan Herianto untuk menduduki posisi tertentu dalam kabinet atau lembaga pemerintahan.

Dengan demikian, mencuatnya nama mantan Korpus BEM SI tersebut menjadi bagian dari dinamika bursa kabinet dan wacana mengenai keterwakilan generasi muda dalam pemerintahan.

Keputusan akhir mengenai komposisi kabinet dan siapa saja yang akan mengisi posisi strategis tetap berada pada kewenangan pemerintah.

Bagi kelompok yang mendorongnya, masuknya figur seperti Herianto diharapkan bukan sekadar menghadirkan wajah muda di pemerintahan, tetapi juga membuka jalur komunikasi yang lebih dekat antara pusat kekuasaan dan generasi yang selama ini paling aktif menyuarakan aspirasi di ruang digital.***

Penulis
: Lalu Rosmawan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)