SMM PANEL INDO

Bursa Kabinet Memanas, Eks Korpus BEM SI Herianto Didorong Jadi Jembatan Pemerintah dan Gen Z

datariau.com
224 view
Bursa Kabinet Memanas, Eks Korpus BEM SI Herianto Didorong Jadi Jembatan Pemerintah dan Gen Z

JAKARTA, datariau.com - Bursa nama untuk mengisi posisi strategis pemerintahan kembali menjadi sorotan. Di tengah dorongan agar generasi muda mendapat ruang lebih besar dalam pemerintahan, nama mantan Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Herianto, ikut mencuat.

Herianto didorong sejumlah pihak untuk mengisi posisi yang berkaitan dengan komunikasi pemerintahan, termasuk Kementerian Bakom RI (Badan Komunikasi) maupun posisi lain di lingkungan kementerian dan lembaga yang berhubungan langsung dengan komunikasi publik Istana.

Dorongan tersebut tidak lepas dari rekam jejak Herianto di lingkungan gerakan mahasiswa. Sebagai mantan Korpus BEM SI, ia pernah berada di tengah dinamika berbagai isu publik serta aspirasi mahasiswa dan masyarakat.

Kondisi tersebut dinilai relevan dengan tantangan komunikasi pemerintah saat ini. Generasi Z semakin aktif menyampaikan pandangan, kritik dan aspirasi melalui ruang digital, sementara pemerintah dituntut mampu menjelaskan kebijakan secara cepat, terbuka dan mudah dipahami.

Nama Herianto Dikaitkan dengan Komunikasi Gen Z


Dorongan terhadap Herianto muncul dengan alasan kebutuhan menghadirkan figur yang memahami karakter komunikasi anak muda.

Komunikasi dengan Gen Z tidak lagi hanya berlangsung melalui konferensi pers maupun saluran resmi pemerintah. Media sosial telah menjadi ruang utama bagi anak muda untuk memperoleh informasi, membentuk opini, menyampaikan kritik hingga merespons kebijakan pemerintah.

Dalam situasi tersebut, figur yang memiliki pengalaman berorganisasi sekaligus pernah bersentuhan langsung dengan dinamika gerakan mahasiswa dinilai dapat mengambil peran sebagai penghubung antara pemerintah dan kelompok muda.

Herianto diharapkan mampu menerjemahkan bahasa birokrasi dan kebijakan pemerintah menjadi komunikasi yang lebih mudah dipahami publik, khususnya anak muda.

Di sisi lain, pengalaman berada di lingkungan gerakan mahasiswa juga diharapkan dapat membuat komunikasi pemerintah tidak berhenti pada penyampaian informasi satu arah.

Aspirasi, kritik dan keresahan masyarakat muda juga diharapkan dapat diteruskan ke pusat pengambilan kebijakan.

Penulis
: Lalu Rosmawan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)