PEKANBARU, datariau.com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Riau seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap BBM subsidi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
Peningkatan kebutuhan BBM subsidi di Riau dipengaruhi oleh beberapa faktor. Selain adanya pergeseran konsumsi dari sebagian pengguna BBM nonsubsidi ke BBM subsidi sesuai ketentuan yang berlaku, posisi strategis Provinsi Riau yang berada di jalur Jalan Lintas Sumatera juga menyebabkan tingginya aktivitas kendaraan dari berbagai daerah yang melakukan pengisian BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, kepada datariau.com melalui keterangan resminya, Kamis (6/8/2026) malam, menanggapi pemberitaan sebelumnya yang berjudul "Setiap Hari Antrean Panjang di SPBU, Komisi II DPRD Pekanbaru Pertanyakan Solusi dari Pertamina", mengatakan Pertamina terus melakukan berbagai langkah antisipasi agar peningkatan kebutuhan tersebut tidak mengganggu ketersediaan BBM bagi masyarakat di Provinsi Riau.
"Meningkatnya kebutuhan BBM di Provinsi Riau dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adanya pergeseran konsumsi dari sebagian pengguna BBM nonsubsidi ke BBM subsidi serta tingginya aktivitas kendaraan yang melintasi jalur strategis Sumatera. Oleh karena itu, Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan penyaluran agar kebutuhan energi masyarakat, khususnya di Provinsi Riau, tetap dapat terpenuhi dengan baik," ujar Fahrougi.
Baca juga:Harga Pertamax Naik, DPRD Pekanbaru Khawatir Antrean dan Kelangkaan Pertalite Kembali Terjadi
Sebagai bentuk antisipasi terhadap kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah meningkatkan realisasi penyaluran BBM di seluruh wilayah Provinsi Riau. Hingga Agustus 2026, realisasi penyaluran BBM tercatat meningkat sekitar 27 persen dibandingkan April 2026, saat kondisi penyaluran masih berada pada tingkat normal.
Peningkatan penyaluran tersebut merupakan bagian dari strategi Pertamina untuk mengakomodasi meningkatnya kebutuhan masyarakat, sekaligus memastikan layanan energi tetap berjalan optimal di tengah tingginya mobilitas kendaraan yang melintasi wilayah Riau.

Selain menambah realisasi penyaluran, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi stok dan distribusi BBM di lapangan. Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan pasokan tersedia di seluruh SPBU dan distribusi berjalan lancar.
Baca juga:Komisi II Panggil Rapat Pertamina, Ungkap Penyebab Antrean Panjang BBM di SPBU
Untuk menjaga kelancaran distribusi, Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), pemerintah daerah, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas), serta aparat terkait. Sinergi tersebut dilakukan untuk memastikan proses distribusi BBM berjalan optimal hingga ke masyarakat.
Pertamina menegaskan bahwa kondisi stok BBM di Provinsi Riau saat ini dalam keadaan aman. Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan merata.
Dengan berbagai langkah yang telah dilakukan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut optimistis kebutuhan energi masyarakat di Provinsi Riau dapat terus terpenuhi, sekaligus menjaga stabilitas pasokan BBM di tengah meningkatnya permintaan selama beberapa bulan terakhir.***
Baca juga:Penggunaan BBM Subsidi di Pekanbaru Melebihi Kuota, Komisi II Desak Pemko Ajukan Penambahan ke Pusat