Bawa Pisau ke Dalam Masjid, Pria di Inhil Ini Diamankan Polisi

Nisa Ramayeni
943 view
Bawa Pisau ke Dalam Masjid, Pria di Inhil Ini Diamankan Polisi
Foto: Ist
Diketahui bahwa HA memiliki penyakit gangguan jiwa atau Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

TEMBILAHAN, datariau.com - Polres Inhil telah mengamankan seorang laki-laki inisial HA (32) warga Kecamatan Tembilahan Hulu, yang diduga membawa pisau yang mirip alat penyungkil kelapa, masuk ke dalam Masjid Al-Huda. HA merupakan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Dikatakan Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno, HA diamankan pada Jum'at (18/9/2020) pukul 10:00 wib.

"Sebelumnya pada pukul 04.59 wib, menurut operator CCTV Masjid Al-Huda Tembilahan, ada seorang laki-laki yang tidak dikenal masuk ke dalam masjid melalui pintu sebelah kanan," kata Kasubbag Humas Polres Inhil AKP Warno.

Ciri-ciri pria tersebut memakai baju kemeja warna putih, rompi dan celana jeans warna gelap dengan membawa sebilah pisau yang mirip dengan alat pencungkil kelapa, memakai tas selempang dan memakai sepatu warna biru putih.

"Dengan memegang yang diduga pisau itu, ia berdiri di depan mimbar khotbah, selang beberapa waktu berjalan keluar dari masjid, sementara jamaah tidak ada yang berani mengamankan pelaku karena HA membawa pisau," jelasnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui HA sedang berjalan di sekitar Jalan Jendral Sudirman Tembilahan, dari pinggang pelaku didapati diduga sebilah pisau.

"Setelah diperiksa oleh RSUD Tembilahan ternyata HA pernah ditangani sebanyak 3 kali, dan sudah pernah dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Pekanbaru," ungkap AKP Warno.

Fakta-fakta mengenai pelaku yang terungkap adalah, dari keterangan orang tua HA diketahui bahwa HA memiliki penyakit gangguan jiwa atau Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Setelah dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan, diketahui bahwa pelaku sudah pernah menjadi pasien gangguan jiwa di RSUD sebanyak 3 kali, dan sudah pernah dirujuk ke RSJ Tampan, Pekanbaru.

Dari keterangan HA, mengaku melakukan hal tersebut dikarenakan mendapat bisikan, namun pelaku tidak bisa menjelaskan bisikan darimana.

"Pasien ODGJ itu sudah dirujuk ke RSJ Tampan-Pekanbaru. Selama proses penanganan oleh RSUD Tembilahan, kepolisian terus memantau perkembangan kondisi kesehatan pelaku," tukasnya. (zon)

Penulis
: Izon
Editor
: Nisa Ramayeni
Sumber
: Datariau.com
Tag:gilaUlama
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query