BASIC Pekanbaru Gelar Kopdar di Rumah Tuan Kadi, Perkuat Silaturahmi Sambil Dukung Wisata Cagar Budaya

datariau.com
174 view
BASIC Pekanbaru Gelar Kopdar di Rumah Tuan Kadi, Perkuat Silaturahmi Sambil Dukung Wisata Cagar Budaya

PEKANBARU, datariau.com - Komunitas pengguna mobil Daihatsu Sigra dan Toyota Calya yang tergabung dalam Barisan Sigra Calya (BASIC) Pekanbaru menggelar kegiatan kopi darat (Kopdar) rutin di kawasan Cagar Budaya Rumah Tuan Kadi, Kota Pekanbaru, Ahadac (21/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota sekaligus mengenalkan dan mendukung keberadaan wisata sejarah di Kota Bertuah.

Puluhan anggota BASIC Pekanbaru tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menjadi ajang berkumpul dan berdiskusi mengenai aktivitas komunitas, para peserta juga diajak mengenal lebih dekat sejarah Rumah Tuan Kadi yang merupakan salah satu bangunan cagar budaya bersejarah di Pekanbaru.

Ketua BASIC Pekanbaru, Denni France, mengatakan kopdar rutin merupakan agenda yang selalu dilaksanakan sebagai upaya menjaga kekompakan dan mempererat hubungan kekeluargaan di antara seluruh anggota.

"Kopdar ini agenda rutin yang kita laksanakan untuk menjaga tali silaturahmi sesama anggota," ujar Denni.

Baca juga:Denni France Resmi Pimpin BASIC Chapter Pekanbaru, Siap Bawa Komunitas Lebih Solid dan Berdampak Positif untuk Masyarakat Luas


Menurutnya, konsep kopdar kali ini sengaja berbeda dari biasanya. BASIC Pekanbaru memilih Rumah Tuan Kadi sebagai lokasi kegiatan agar para anggota tidak hanya berkumpul membahas dunia otomotif, tetapi juga memiliki kesempatan mengenal sejarah serta potensi wisata budaya yang dimiliki Kota Pekanbaru.

"Bukan hanya sekadar kopdar silaturahmi dan membahas tentang mobil. Kali ini kami memilih Kopdar di Cagar Budaya Rumah Tuan Kadi karena ingin mengenal sekaligus mendukung wisata sejarah yang ada di Pekanbaru," katanya.

Denni menilai komunitas otomotif memiliki peran strategis dalam membantu mempromosikan destinasi wisata daerah. Menurutnya, komunitas dapat menjadi mitra pemerintah dalam memperkenalkan berbagai objek wisata, khususnya wisata sejarah yang memiliki nilai edukasi bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, bentuk dukungan komunitas terhadap pelestarian cagar budaya tidak hanya sebatas mengunjungi lokasi wisata, tetapi juga melalui berbagai kegiatan positif seperti tur sejarah, diskusi budaya, pengenalan museum kepada anggota maupun masyarakat, hingga ikut menjaga kebersihan lingkungan di sekitar bangunan bersejarah.

"Komunitas lokal memiliki kedudukan yang sangat penting dalam pembangunan kepariwisataan. Begitu pula dengan pariwisata berbasis sejarah. Ini menjadi salah satu cara kami memaksimalkan peran dan fungsi komunitas yang tumbuh di tengah masyarakat," ungkapnya.

Baca juga:BASIC Riau dan Astra Daihatsu Sudirman Perkuat Silaturahmi Lewat "Piala Dunia 2026"


Lebih lanjut, Denni berharap kegiatan yang dilakukan BASIC Pekanbaru dapat memberikan dampak positif, baik bagi perkembangan komunitas maupun bagi promosi pariwisata daerah.



Menurutnya, komunitas otomotif tidak hanya identik dengan aktivitas berkendara, tetapi juga dapat menjadi agen promosi wisata serta pelopor kegiatan sosial dan edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Melalui kegiatan ini kami berharap kekompakan antaranggota terus terjaga, sekaligus dapat memberikan kontribusi positif bagi Kota Pekanbaru yang kita cintai ini," pungkasnya.

Kegiatan kopdar ditutup dengan sesi foto bersama di halaman Rumah Tuan Kadi sebagai simbol kebersamaan seluruh anggota BASIC Pekanbaru. Komunitas ini berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang tidak hanya mempererat solidaritas internal, tetapi juga mendukung pelestarian budaya, pengembangan pariwisata, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Pekanbaru.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)