Banyak Mahasiswi Mengaku Dilecehkan, Oknum Dokter Klinik UNRI Sementara Dinonaktifkan

datariau.com
359 view
Banyak Mahasiswi Mengaku Dilecehkan, Oknum Dokter Klinik UNRI Sementara Dinonaktifkan
Ilustrasi. (Foto: Int.)

PEKANBARU, datariau.com - Pengakuan beberapa mahasiswi kampus Universitas Riau membuat heboh, mereka mengaku telah menjadi korban pelecehan oknum dokter di Klinik Pratama Unri Sehati 1.

Dikutip detik.com, kasus dugaan pelecehan seksual itu heboh setelah diposting di akun media sosial sejak beberapa hari terakhir. Bahkan postingan itu menampilkan wajah seorang dokter di Klinik Pratama Unri Sehati 1 yang telah disensor.

#unridaruratks #adilidoktercabul, itulah hastag yang ramai digaungkan di sejumlah aktivis kampus melalui akun media sosial. Para aktivis meminta ada keadilan untuk para korban.

Kepala Biro Perencanaan Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Unri, Armia turut membenarkan dugaan pelecehan tersebut. Bahkan kasusnya telah ditangani Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT).

"Satgas PPKPT Universitas Riau telah menerima laporan dan segera melakukan proses penanganan sesuai dengan prosedur yang berlaku," kata Mia, Senin (27/4/2026).

Baca juga:Oknum Dokter Lecehkan Pasien, Pihak RS Sampaikan Permintaan Maaf


Tak hanya itu saja, terhitung hari ini diduga pelaku juga telah dinonaktifkan sementara. Penonaktifan demi kelancaran pemeriksaan oleh Satgas PPKPT.

"Penonaktifan terduga pelaku terhitung mulai tanggal 27 April 2026. Terduga pelaku telah dinonaktifkan sementara dari tugas dan tanggung jawabnya guna mendukung kelancaran proses pemeriksaan," kata Mia.

Baca juga:BEM Unri Buka Layanan Pengaduan Pelecehan Usai Geger Dosen Ciumi Mahasiswi


Mia juga memastikan proses pemeriksaan dilakukan secara profesional, berkeadilan dan mengedepankan prinsip perlindungan dan kepentingan terbaik bagi korban. Selain itu proses juga memberikan jaminan serta perlindungan bagi korban.

"Memberikan perlindungan maksimal kepada korban, menjamin kerahasiaan identitas pihak terkait dan menindak tegas pelaku sesuai ketentuan yang berlaku," kata Mia.

Baca juga:Mahasiswi Diduga Dilecehkan Dosen Kini Sering Dapat Telepon Misterius


Sumber: detik.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)