Arab Saudi Gunakan Drone untuk Kirim Obat ke Jemaah Haji 2025

Najwa
510 view
Arab Saudi Gunakan Drone untuk Kirim Obat ke Jemaah Haji 2025
Foto: unsplash.com

DATARIAU.COM - Arab Saudi mencatat terobosan penting dalam pelayanan kesehatan haji dengan berhasil mengirimkan obat-obatan menggunakan pesawat nirawak (drone) kepada jemaah Haji 2025. Inovasi ini dilakukan untuk memastikan para jemaah mendapatkan layanan kesehatan lebih cepat dan efisien, terutama dalam kondisi darurat di tempat suci.

Proyek pengiriman obat menggunakan drone merupakan inisiatif baru yang dijalankan Klaster Kesehatan Makkah bekerja sama dengan National Unified Procurement Company (NUPCO). Sistem ini bertujuan mempercepat distribusi obat-obatan dan peralatan medis ke fasilitas kesehatan primer serta rumah sakit yang tersebar di wilayah suci, termasuk Mina dan Arafah.

"Penggunaan drone membantu mempercepat waktu respons layanan kesehatan dan memperkuat kesiapan kami dalam menangani kasus-kasus darurat selama musim haji," ujar Dr Ahmed Al-Matrafi dari Klaster Kesehatan Makkah seperti dikutip Antara, Minggu (8/6/2025).

Salah satu contoh keberhasilan adalah pengantaran paket es ke Rumah Sakit Darurat Mina untuk menangani jemaah yang mengalami kelelahan akibat suhu ekstrem dan sengatan panas. Drone mampu mengantar pasokan tersebut secara cepat dan tepat ke titik tujuan yang sulit dijangkau kendaraan konvensional.

Proses pengiriman obat mengikuti tahapan multi-level dimulai dari persiapan dan koordinasi dengan fasilitas kesehatan, pengemasan menggunakan teknologi sesuai standar Otoritas Makanan dan Obat Saudi, hingga pelacakan waktu nyata melalui dasbor pemantauan pusat. "Dengan pelacakan real-time, kami bisa memonitor setiap pengiriman dan memastikan tidak ada hambatan di lapangan," kata Eng Khalid Al-Dabbagh dari NUPCO.

Penggunaan drone di sektor kesehatan selama ibadah haji menjadi bukti keseriusan Arab Saudi mengadopsi teknologi tinggi demi mendukung kenyamanan dan keselamatan jemaah. Hal ini sejalan dengan Visi Saudi 2030 yang menempatkan peningkatan layanan publik berbasis teknologi sebagai prioritas nasional.

Inisiatif ini menjadi bagian kesiapsiagaan intensif menjelang dan selama pelaksanaan ibadah Haji 1446 H, terutama pada ritual puncak seperti lempar jumrah di Mina. "Ini adalah lompatan besar dalam layanan kesehatan haji. Kami berharap sistem ini bisa terus dikembangkan di masa mendatang," tambah Dr Ahmed.

Dengan keberhasilan ini, Arab Saudi menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan ibadah yang aman, sehat, dan berkelas dunia bagi jutaan jemaah dari berbagai penjuru dunia. Inovasi teknologi drone ini diharapkan dapat menjadi standar baru pelayanan kesehatan di tempat-tempat ibadah besar di masa mendatang.***

Sumber: Liputan6.com

Penulis
: Najwa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)