Alfedri Diajak Mandor IKN Ridwan Kamil Ikut Berkontribusi Terciptanya Kota Nusantara Terbarukan

Hermansyah
1.224 view
Alfedri Diajak Mandor IKN Ridwan Kamil Ikut Berkontribusi Terciptanya Kota Nusantara Terbarukan
Rakornas bersama Mandor IKN Ridwan Kamil.

JAKARTA, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi hadir bersama kepala daerah provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia, pada rapat koordinasi Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk berkolaborasi bersama pemerintah daerah dalam mewujudkan Kota Dunia untuk semua, di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (14/3/2024).

"Ya, hari ini kami ikut dalam rapat koordinasi tentang Ibu Kota Nusantara (IKN), tentunya Pemkab Siak satu diantara pemerintah daerah lain sangat mendukung program unggulan bapak Presiden RI Joko Widodo menjadikan Indonesia Emas ditahun 2045," jelas Alfedri.

Kegiatan ini, di prakarsai oleh Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN) terus berupaya mensosialisasikan pengenalan dan ajak kepala daerah ikut berkontribusi terhadap keberlangsungan serta mendukung terciptanya pusat ibu kota terbarukan sesuai dengan Khasanah Budaya Nusantara, yaitu Bhinneka Tunggal Ika, 'Berbeda Namun Satu', dengan mengusung konsep ramah lingkungan dan terdepan menciptakan suasana asri, alami dan cinta bumi di pusat kota IKN nanti.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono mengatakan IKN menjadi langkah transformasi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. IKN adalah bentuk kontribusi aktif Indonesia dalam menjawab berbagai tantangan, tentu Indonesia akan mendunia sebagai contoh pengembangan kota urban di dunia.

Selain itu, Kurator atau sebagai Mandor istilah sebagai pengawas, penggerak dan perencanaan pembangunam Ibu Kota Nusantara (IKN), Ridwan Kamil menyebutkan jika DKI Jakarta saja tidak pernah di desain sebagai Ibu Kota Negara.

"Jakarta ini dari dulu tidak pernah di persiapkan untuk menjadi ibu kota. Saya ulangi, Jakarta dari dulu tidak pernah disiapkan menjadi ibu kota Republik Indonesia," kata Ridwan Kamil.

"Jakarta adalah ibu kota yang tidak sengaja dan keterpaksaan secara keadaan pada saat itu. Oleh karena itu, pusat ibu kota selalu berpindah-pindah, karena memang tidak ada konsep dan perencanaan ketika bangsa ini merdeka," jelasnya.

Untuk itu, Ridwan Kamil mengajak seluruh kepala daerah ikut serta investasikan kedepannya untuk sesegera mungkin merealisasikan di IKN. Karena, dengan bersama-sama kita akan mencapainya.

"Harus saya akui, karena melalui konsep tata kelola IKN ini akan terciptanya unsur-unsur kenusantaraan kita tampil di IKN ini, seperti ragam macam khas adat budaya akan mengisi disetiap fasilitas maupun ruang untuk di tampilkan sebagai indentitas nusantara nanti. Sehinga dapat membentuk ekosistem terbarukan," ujar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil membuka mata cakrawala kepala daerah untuk dapat ambil andil dan memandang invertasi terbarukan akan tercipta di kawasan IKN. Tentu dengan output sebagai pendukung terciptanya fasilitas publik nanti sehingga Kota IKN itu nanti dapat menjadi kota yang layak huni dan dicintai.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)