Warga Resah, Jalan Nusa Indah Kampung Baru Belum Kunjung Diperbaiki

Ruslan
876 view
Warga Resah, Jalan Nusa Indah Kampung Baru Belum Kunjung Diperbaiki
Syahputra
Kondisi rumah warga apabila air pasang.

KEPULAUAN MERANTI, datariau.com - Jalan Nusa Indah Kampung Baru RT 02/RW 10, kini belum kunjung diperbaiki, setiap kali musim air pasang warga terkendala untuk melakukan aktivitas perkerjaan dan lain-lain, apa lagi jalan Nusa Indah Kampung Baru, perbatasan jalanya putus diujung sungai, Kamis (23/08/2018).

Makanya warga kampung baru merasa kecewa apabila air pasang rumah warga hampir tengelam, kemaren ditemukan hewan liar berbisa seperti ular sawa, satu lagi hal yang ditakutkan adalah buaya dan apa lagi banyak sekali anak kecil dilingkungan tersebut, saat pasang mereka berenang disekitar jalan yang dekat sekali dengan sungai. 

Jalan Kampung Baru hanya sebagian diperbaiki, sementara jalan Nusa Indah Kampung Baru tempat warga beraktivitas belum di perhatikan sama sekali.

Apabila air pasang malam dan siang kondisi sangat memprihatinkan, tongkat rumah warga hampir tengelam dan motor segala barang sebagian karatan diakibatkan jalan yang belum tinggi dan sungai yang belum diturap. 

Dari pantauan wartawan keadaan lokasi jalan banyak pecah-pecah hanya sisa batu yang runcing, sementara pada saat air pasang warga mengangkat atau sinsingkan celana untuk pulang dari sekolah dan pulang kerja. 

Batas air pasang setinggi lutut orang dewasa saat bulan 12, biasa disebut masyarakat setempat air pasang keling, apa lagi tanah di daerah tersebut makin lama semakin turun. 

"Saya sangat kecewa kemaren sempat diukur oleh pihak terkait berkali-kali, namun tidak ada reaksi atau dilakukan perbaikan jalan didaerah kami, padahal kami sangat berharap bisa diperbaiki secepatnya, namun tak ada kabar dan kepastian sampai saat ini," ungkap warga yang engan disebut nama. 

Tambahnya, Saat air pasang kami harus menunggu surut, itu sangat menghabat aktivitas kami setempat, apa lagi saat ini pasang tak menentu siang atau malam, saat ada tuntutan kerja kami harus terburu-buru agar bisa lewat untuk pulang, namun kalau air sudah naik tinggi kami harus parkirkan motor di tempat yang tinggi dan menunggu berjam-jam. 

"Saya berharap kepada pemerintah dan instansi yang terkait untuk masalah jalan, agar dapat diperbaiki secepat mungkin, karna makin lama tanah di daerah saya makin turun, dilingkungan saya banyak sekali anak-anak kecil, setiap banjir otomatis hewan air yang berbisa akan naik kejalan buktinya kemaren ular sepanjang 7 Meter berhasil diamankan oleh warga sini ini menjadi masalah dah buah pikir bagi kami semua," ujar warga.

"Saya berharap pemerintah secepatnya berkunjung dan melihat langsung kondisi di daerah kami karna bertahun-tahun kami mengharapkan ada rehabilitasi dijalan kami agar tak menjadi kekhawatiran bagi kami semua," Tutupnya.

Penulis
: Syahputra
Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)