Walikota Pekanbaru Akui Penyaluran Elpiji Subsidi Tak Tepat Sasaran

datariau.com
770 view
Walikota Pekanbaru Akui Penyaluran Elpiji Subsidi Tak Tepat Sasaran
Foto: Int.
ILUSTRASI.

PEKANBARU, datariau.com - Jelang Ramadhan tahun 1439 Hijriah, mulai mempengaruhi peredaran Gas Elpiji Subsidi 3 kilogram di Kota Pekanbaru. Kelangkaan ini terjadi di sejumlah pangkalan gas, sehingga menyulitkan masyarakat untuk membelinya.

Bahkan kelangkaan gas elpiji bersubsidi selalu menjadi keluhan masyarakat Kota Pekanbaru. Bahkan beberapa hari menjelang Ramadhan, harga elpiji 3 Kg ini tembus Rp35 ribu per tabung di tingkat pengecer.

Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, mengakui jika keberadaan gas elpiji di tingkat pangkalan kosong dan di tingkat pengencer banyak. Bahkan di tingkat pengencer menjual di atas harga enceran tertinggi (HET).

"Tentunya menjadi pertanyaan kita ada apa jika di tingkat pangkalan selalu kosong sedangkan di tingkat pengencer banyak yang menjual gas elpiji bahkan di atas HET," kata Ayat, Selasa (8/5/2018).

Ditambahkan Ayat, seharusnya masyarakat mendapatkan gas bersubsidi tersebut sesuai HET di pangkalan. Karena pangkalan merupakan titik akhir dalam penjualan gas melon dengan HET. "Ini menjadi pembahasan kita dengan Forkompinda. Bahkan laporan dari pertamina suplay gas melon ini mencukupi hingga akhir tahun dan ketersediannya di pangkalan," ujarnya.

Bahkan kata Ayat saat melakukan survey dilapangan dimana banyak jumlah pangkalan dalam satu Rukun Warga (RW). Dimana seharusnya satu RW memiliki satu pangkalan.

"Artinya dengan banyaknya pangkalan setiap RW penyaluran gas elpiji tidak tepat sasaran," imbuhnya.

Penulis
: Kurniawan
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Tag:elpiji
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)