Tak Dapat Beasiswa, Ratusan Mahasiswa Demo Minta Rektor Turun

datariau.com
840 view
Tak Dapat Beasiswa, Ratusan Mahasiswa Demo Minta Rektor Turun
Foto: Syarifuddin Aman
Suasana aksi demo.

LANGSA, datariau.com - Tidak peroleh Beasiswa Bidik Misi, ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Universitas Samudera Langsa, melakukan aksi demo di depan gedung Rektorat Universitas Samudra Langsa, Selasa (19/2/2019).

Dalam unjuk rasa tersebut, Ramadhana selaku Koordinator Aksi dalam orasi tuntutannya menyampaikan 5 tuntutan, antara lain, pertama menuntut transparansi public terkait aliran dana bidik misi.

Kedua, mereka menduga adanya mal administrasi perihal bidik misi karena ada penundaan yang berlarut/penyalahgunaan wewenang dan tidak tranparannya pihak rektorat.

Tuntutan selanjutnya, Tim Pelaksana Bidik Misi Unsam melanggar keputusan ketiga (SNPMB PTN) karena tidak melaksanakan survey tempat tinggal dan verifikasi ekonomi secara keseluruhan dan keempat menolak gedung secretariat Mahasiswa yang ada dan menuntut untuk membangun gedung sekretariatan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan layak digunakan untuk organisasio mahasiswa.

Terakhir mereka meminta jika Rektor Unsam Langsa tidak mampu mengambil kebijakan dan keputusan secara jelas dan terbuka maka aliansi Mahasiswa Unsam menuntut agar Rektor Unsam bersedia turun dari jabatan.

Namun, aksi demo tersebut sempat menimbulkan kekesalan sehingga para pendemo sempat merusak sejumlah pot bunga di depan pintu gedung rektorat Unsam karena dihalang-halangi untuk bertemu dengan Rektor.

Akhirnya Dr Bahtiar Akob Mpd Rektor Unsam Langsa bersedia menemui pengunjuk rasa dengan menjelaskan menyangkut dengan Bidik Misi. Menurut Rektor, dimana program bidik misi tersebut pihaknya hanya sebagai jembatan saja, jika terjadi kesalahan maka semua bisa diproses secara hukum.

Oleh karenanya pihaknya akan terus mengupayakan bagi mahasiswa yang belum mendapatkan bidik misi, sebab bantuan tersebut bukan dari Unsam melainkan langsung dari Dikti dan penyalurannya juga langsung ditransfer ke Bank.

Sementara Ir Anas Johan MM Kepala Biro Akademik Kamahasiswaan Perencanaan dan Kerjasama, mengatakan, ada 254 Mahasiswa bidik misi yang belum mendapatkanya, hal tersebut karena keterbatasan kuota, namun pihak Rektorat masih terus berusaha mengupayakan penambahan, seharusnya mahasiswa bisa bersabar. (syar)

Penulis
: Syarifuddin
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)