Tahun Ini Aspal Karet Digunakan Untuk 65 Km Jalan

datariau.com
738 view
Tahun Ini Aspal Karet Digunakan Untuk 65 Km Jalan
Foto: Kumparan.com
DATARIAU.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan tahun ini akan memaksimalkan penggunaan karet untuk campuran aspal. Aspal karet tersebut akan dipakai untuk jalan sepanjang 65,8 kilometer di berbagai wilayah di Indonesia.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, untuk mewujudkan rencana tersebut, dibutuhkan sebanyak 2.542,2 ton karet. Dia saat ini masih menunggu proses produksi karena karet alam tidak bisa langsung dipakai, melainkan perlu diolah dulu menjadi crump rubber.

"Ini kan sebetulnya lagi uji coba semua ini. Saya kira iya supaya, dari waktu Pak Rachmat Gobel kita sudah mulai, cuma kita menunggu produksi crumb rubber," katanya ketika di Kementerian Perekonomian Jakarta, Rabu (6/3).

Basuki tak memungkiri biaya penggunaan karet untuk aspal bakal cenderung lebih mahal dengan penambahan 10 persen. Namun, penggunaan karet sebagai bahan aspal memiliki kualitas yang lebih baik.

"Yang sudah kita buktikan aspal karet ini lebih baik, fleksibel, lebih awet," ujarnya.

Secara rinci, untuk estimasi pengaspalan jalan baru saja perlu Rp 10-15 miliar per km. Jika menggunakan aspal karet, maka biayanya bertambah 10 persen. Namun, nilai itu akan berbeda jika pengaspalan hanya dilakukan hanya untuk perbaikan.

Menurut Basuki, penggunaan karet untuk aspal ini juga berguna untuk membantu para petani karet dalam meningkatkan penyerapan. Dia berharap pemerintah daerah juga bisa mulai menggunakan aspal karet untuk pembangunan atau perbaikan jalan.

"Karena panjang jalan nasional 47.000 km, tapi jalan provinsi kabupaten kota sekitar 500.000 ribu km. Jadi itu juga masih potensi juga memakai karet ini," katanya.

Berkenaan Pembangunan jalan di daerah itu, Kementerian PUPR mengusulkan bisa juga dibantu dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Kalau tadi ada Dirjen Bangda saya usulkan dari dana DAK yang jalan, DAK untuk jalan akan kita beri norma, standar, pedoman dan manual (NSPM) untuk melaksanakan perbaikan jalan kabupaten provinsi," kata dia.

Hingga saat ini, Basuki mengungkap penggunaan karet sebagai campuran aspal sudah mulai dilakukan di beberapa titik yaitu Bali, Bekasi, dan Karawang. (*)
Sumber
: Kumparan.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)