Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Masyarakat di Kelurahan Perawang

Hermansyah
1.143 view
Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Masyarakat di Kelurahan Perawang
Sosialisasi bahaya narkoba di Kelurahan Perawang.

SIAK, datariau.com - Polres Siak melalui Polsek Tualang bersama Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Tualang menggelar sosialisasi bahaya narkoba bagi masyarakat yang di gelar di aula Kantor Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang kabupaten Siak Riau, Kamis (28/11/2019) pagi.

Upika Tualang dihadiri langsung oleh Camat Tualang Zalik Effendi SSos, Kapolsek Tualang Kompol Pribadi SH, Kepala KUA Tualang Najamuddin, Korwilcam Dikbud Tualang Hj Zahroni Mpd, Lurah Perawang Nanang Suhendar SSTP dan Kepala Puskesmas Perawang dr Nedra.

"Kepada bapak/ibu yang mengetahui dan melihat adanya pengedar narkoba di lingkungannya dapat memberitahukan agar bahaya narkoba ini tidak merusak masyarakat di lingkungan kita tersebut," sebut Camat Tualang Zalik Effendi SSos dalam sambutannya, Kamis (28/11/2019) pagi.

Kapolsek Tualang Kompol Pribadi SH menjelaskan, untuk jumlah pengungkapan kasus narkotika di wilayah hukum Polsek Tualang itu pertahunnya terus meningkat dan terus bertambah. Jumlah kasus narkoba tahun 2017 itu berjumlah 72 kasus, dan di tahun 2018 itu berjumlah 124 kasus dan selanjutnya pada tahun 2019 berjumlah 126 kasus.

"Jalur masuk narkoba ke Riau itu rata-rata berasal dari China ke Malaysia dan dekat dengan kita (Riau) itu daerah Muar namanya melalui pelabuhan-pelabuhan tikus," jelasnya.

Dalam hal ini, kata Pribadi, perlunya komunikasi interaktif keluarga dan keluarga merupakan kelompok yang terlatih  dan harus memiliki pola pikir, sikap, dan terampil. Keluarga itu dapat menciptakan lingkungan bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

"Sampaikan ke anak-anak kita itu begini lo bahaya narkoba itu, beginilah bila di komsumsi. Jadi, apabila bapak/ibu mengetahui adanya transaksi narkoba itu ada hadiahnya bagi yang memberitahu dan kebenaran maka diberi hadiah dari kita," terangnya.

Lanjut Kapolsek Tualang Kompol Pribadi SH lagi, resiko terkuat itu terjadi dalam hal pergaulan dari teman yang salah, ciri-ciri bawaan sejak lahir dan rentan sekali pada anak-anak yang terganggu mentalnya.

"Keinginan karena dengan banyaknya uang yang banyak, dari upah gendong yang disebut dengan kurir," imbuhnya.

Dampak lain dari pengunaan narkoba itu dapat merusak mental sendiri dan faktor penyebab remaja penyalahgunaan narkotika. Salah satunya seperti penghayatan spiritual yang rendah, ciri-ciri perilaku pengguna narkotika sulit dibawa komunikasi, kurang disiplin, mengabaikan kegiatan ibadah, menarik kegiatan keluarga dan berbicara kasar ataupun pelo.

"Selalu kehabisan uang, mulai menjual barang milik sendiri, terkadang itu sering membawa dan punya teman baru dan aneh," tandasnya.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)