SPBU PT OKTA ZE Perbolehkan Pertalite Dijual Gunakan Jerigen Dan Ini Penyebab Langkanya BBM di Perawang..

Hermansyah
2.310 view
SPBU PT OKTA ZE Perbolehkan Pertalite Dijual Gunakan Jerigen Dan Ini Penyebab Langkanya BBM di Perawang..
Pengisian BBM jenis Pertalite menggunakan jerigen di SPBU PT OKTA ZE.

SIAK, datariau.com - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik PT OKTA ZE Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, perbolehkan pembelian BBM jenis Pertalite menggunakan jerigen, mesti beberapa waktu belakangan ini telah terjadi kelangkaan BBM di Perawang.

Atas kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dikalangan masyarakat Perawang, Kecamatan Tualang, khususnya dilihat dari BBM jenis Premium maupun Pertalite saat ini beserta jenis BBM lainnya Upika Tualang yang diwakilkan oleh Kasi Tramtib Kecamatan Tualang mengunjungi pihak pengelola SPBU mlik PT OKTA ZE Perawang, Senin (22/10/2018) pagi.

Saat dijumpai pengelola atau pemilik SPBU PT OKTA ZE Perawang menyebutkan, bahwa kelangkaan BBM saat ini penyebabnya karena adanya perbaikan jalan di Kelurahan Telaga Samsam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. 

"Mobil yang membawa minyak (BBM) dari Dumai tujuan Perawang terjebak macet di Samsam, Kandis, karena ada perbaikan jalan, dan itulah yang menjadi kelangkaan minyak untuk saat ini," kata Penanggungjawab SPBU PT OKTA ZE Mutiara Rizki melalui Manager PT OKTA ZE Fauziah, Senin (22/10/2018).

Sedangkan untuk pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik PT OKTA ZE Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak untuk semua jenis BBM semua sama sebanyak 16.000 liter/hari, kecuali Bio Solar sekali masuk ke stasiun itu sebanyak 18.000 liter/hari.

"Semua jenis BBM sebanyak itu 16.000 liter/hari (sekali masuk) untuk semua jenis BBM sama, kecuali Bio Solar sebanyak 18.000 liter/harinya, dengan harga BBM jenis Pertalite Rp7.800, Premium Rp6.450, Pertamax Turbo Rp12.650," pungkasnya.

Sementara itu, pengisian dengan menggunakan jerigen itu diperbolehkan PT Pertamina jenis Pertalite. Untuk jenis yang lain itu tidak dibenarkan, itupun pengisian BBM jenis Premium bagi konsumen dibatasi sebanyak Rp250.000/unit kendaraan.

"Pertalite tidak dilarang oleh Pertamina membeli dengan menggunakan jerigen, kalau untuk BBM jenis Premium itu kita (SPBU) batasi bagi konsumen," terang Penanggungjawab SPBU PT OKTA ZE Mutiara Rizki melalui Manager SPBU PT OKTA ZE Fauziah saat ditemui diruang kerjanya, Senin (22/10/2018) pagi.

Untuk mengatasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti jenis Pertalite Upika Tualang melalui Kasi Tramtib Kecamatan Tualang Rudi Vivi Hendri ST menyarankan kepada pihak pengelola SPBU PT OKTA ZE Perawang untuk membatasi penjualan menggunakan jerigen saat ini.

"Kalau bisa, ini sebagai masukan untuk sementara BBM jenis Pertalite tidak dijual menggunakan jerigen sebagai antisipasi kelangkaan menjelang normal kembali, kasihan masyarakat yang membutuhkannya," pungkas Rudi saat menjumpai pihak pengelola SPBU PT OKTA ZE Perawang, Senin (22/10/2018).

Menurut informasi yang berkembang di masyarakat saat ini yang membutuhkan Bahan Bakar Minyak (BBM) tembus angka Rp25.000 yakni BBM jenis Pertalite yang dijual oleh salah satu kios pengisian minyak di Perawang, Kecacamatan Tualang beberapa waktu lalu.

Kemudian untuk kelangkaan BBM saat ini hanya terjadi di SPBU PT OKTA ZE Perawang yang terletak di Jalan Raya Minas Perawang kilometer 5 dan SPBU yang terletak Jalan Raya Minas Perawang kilometer 9 Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)